Festival Danau Toba 2017 di Sipinsur Humbahas Dinilai Sebagian Orang Kurang Sukses

Festival Danau Toba 2017 di Sipinsur Humbahas Dinilai Sebagian Orang Kurang Sukses
Bagikan

METRORAKYAT I HUMBAHAS–Baktiraja adalah wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan yang bersentuhan langsung dengan Danau Toba

Berbagai kegiatan Festival Danau Toba digelar ditempat ini seperti, lomba Drogon Boot, lari lintas alam, dan lomba renang di Danau Toba namun, kelihatannya masyarakat kurang tertarik menyaksikan pagelaran ini.

Salah seorang warga Baktiraja H.Purba  mengatakan tidak merasakan nilai lebih dari kegiatan ini. Hal ini bisa terjadi mungkin karena, FDT di pusatkan di objek wisata Sipinsur dan objek wisatanya hanya menyuguhkan pemandangan Danau Toba saja.

“Mungkin karena pusatnya di sipinsur, makanya disini (Bakti Raja) kurang ramai,”singkatnya.

Dan pada perayaan FDT  kali ini , masyarakat banyak yang di kecewakan, terutama pengunjung yang datang dari luar kota, bahkan dari luar negeri banyak yang mengalami kkekecewaa  yang diungkapkan akun Facebook Timothy Simamora lewat video streamingnya menyiarkan langsung keadaan di objek wisata Sipinsur pada hari ketiga perayaan FDT, Jumat (8/12/2017).

Dalam video itu, Tampak Sipinsur yang sepi pengunjung dan Timothy pun mengungkapkan kekecewaannya ,padahal Timothy datang bersama tim nya yang didominasi Warga Megara Asing yang dibawa khusus hanya untuk menyaksikan Perhelatan FDT.

” Festival apa ini, masa ga ada Pengunjungnya, Festival abal-abal kurasa ini, hujan kayak gini masa gak di siapkan angkutan ke dalam, setau saya, kalau Festival, kalau memang mobil gak bisa masuk kedalam, harusnya disediakan angkutan oleh Panitia, pokoknya kecewalah,”ungkapnya dalam video tersebut.

Sesuai Pantauan awak media ini di lapangan,Sabtu, (9/12/17),Festival Danau Toba (FDT) 2017 yang dipusatkan di Objek Wisata Sipinsur,tidak jauh beda dengan sebuah pasar malam.

Serba-serbi pagelaran FDT 2017 di objek wisata Sipinsur Humbahas.(Ft/Desmon)

Dimana,stand-stand Pemkab banyak yang kosong tmpaknya kurang diminati masyarakat, pengunjung yang datang hanya hilir mudik di sekitaran objek wisata Sipinsur.

Deretan penjaja makanan, souvenir,dan permainan anak-anak ikut juga menghiasi suasana FDT ini.

“Mungkin masih banyak yg belum tahu bang FDT ini, ini kan masih pertama kali diadakan disini,”ujar salah seorang pengunjung bermarga Simamora yang sedang melihat-lihat barang-barang yang dipajangkan..

Kegiatan yang baru pertama kali di laksanakan di Kabupaten Humbang Hasundutan ini dinilai pengunjung ini tidak berdampak luas bagi kemajuan Kabupaten Humbang Hasundutan, khususnya bidang Pariwisata.

“Ya kalau begini ,orang yang datang gak banyak kan sayang, dan tourist pun sedikit,uang masuk warga jadi sedikit juga, gak sukseslah kalau gini”imbuh Simamora lagi,sembari pamitan melihat-lihat lokasi stand pameran yang lain.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Sumut Elisa Marbun Ketika dikonfirmasi terkait minimnya jumlah pengunjung di yang datang ke FDT melalui pesan Whats App belum memberikan jawaban dan sampai berita ini di terbitkan juga media ini belum menerima jawaban.  (MR2/Desmon).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.