Weni Puspitasari Ingin Mantabkan Diri di Dunia Model & Infotainment
METRORAKYAT.COM | MEDAN – Terjun kedunia Infotainment tidak pernah terpikir sejak kecil oleh gadis kelahiran Kota Bengkulu ini. Weni Puspitasari yang telah berusia 27 Tahun ini, saat ditanya tim metrorakyat.com tentang ketertarikannya di dunia Infotainment melalui selulernya, Rabu,(8/11/17) menjawab dengan santai pertanyaan wartawan.
“Awalnya ya, dari sekedar iseng aja, cuma mau ikutan untuk lebih menggali potensi, namun koq dirasakan enak juga dan akhirnya saya jadi tertarik di dunia infotainment,” kata Weni.
Weni tidak menampik kesan dari profesi sebagai pekerja Infotainment di tengah-tengah masyarakat masih dipandang lebih banyak negatif dari pada positipnya. Untuk itu, Weni selalu berusaha percaya diri dan tidak mau terlalu memikirkan apa yang dikatakan oleh orang lain. Weni percaya, setiap pekerjaan pasti ada tantangan dan resikonya, namun dia yakin dan percaya jika pekerjaan tersebut dikerjakan dengan tulusdan sungguh-sungguh, pastilah akan membuahan hasil yang baik.
“Ya, memang banyak sih, orang, melihat dunia infotainment sebagai sesuatu yang masih negatif, kalau saya tidak telalu memikirkan hal itu, karena menurut saya tidak semua pekerja infotainment selalu negatif. Dan saya sudah rasakan dan lihat sendiri. Itu tergantung dari pribadi masing-masing. Makanya, saya tidak terlalu memusingkan perkataan orang lain,” ungkapnya.
Gadis asal Sumatera ini juga meyakinkan, sebagai pekerja infotainment, dirinya tetap menjaga nama baik dan tidak gampang terpengaruh hal-hal negatif. Diceritakan lagi, ada saja tawaran-tawaran yang datang kepadanya yang dianggap tidak pantas, apalagi terkesan vulgar. Tawaran-tawaran tersebut langsung di tolaknya, berapapun bayarannya. “ Banyak sih, yang meminta saya untuk menjadi model. Contohnya model majalah, namun berpose dengan memakai pakaian yang seksi dan vulgar, secara pribadi dan secara Agama yang saya percayai, langung saya tolak. Sebab, saya masih memiliki adat dan budaya asli Indonesia. Tapi jika berpose dengan berpakaian wajar dan sopan, saya pasti tidak akan menolak,” bilangnya.
Untuk fans atau penggemar, wanita yang terjun ke dunia Infotainment sejak tahun 2010 ini mengatakan sudah sangat banyak, dan itu yang membuatnya semakin termotivasi untuk memantapkannya semakin eksis di dunia infotainment.
“Selain Fans dan penggemar, dukungan orangtua dan orang-orang terdekatlah yang paling menambah support bagi saya untuk tetap mantap di dunia Infotainment,” ungkapnya lagi.
Diceritakan wanita single yang menyukai pria bertubuh tinggi, besar dan berwibawa ini bahwa untuk hobby, dirinya sangat menyukai traveling, belanja dan ngetrak (jelajah alam dengan bertualang menggunakan kenderaan bermotor roda empat jenis jeep).
“ Untuk saat ini saya masih lebih memantapkan diri di dunia infotainment, makanya banyak bertanya dan belajar kepada para senior dan orang-orang yang telah berhasil dan sukses. Banyak sih, nasihat dan pengalaman berguna dari mereka” tutur anak kedua dari empat bersaudara ini.
Ketika ditanya terkait kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menutup tempat hiburan Alexis, Weni Puspitasari sangat mendukung penutupan tempat hiburan yang menjadi kontraversial tersebut.
“Secara pribadi saya setuju atas keputusan Gubernur DKI Jakarta yang melakukan penutupan terhadap hotel dan tempat hiburan malam Alexis. Memang banyak yang merasakan efek dari penutupan tersebut, termasuk para pekerjanya, namun kita juga harus mengerti, bahwa Indonesia adalah Negara berbudaya dan beragama, sehingga kita harus bisa membedakan yang mana budaya luar dan mana budaya asli dalam negeri, agar kita tidak kehilangan jati diri kita,” tandasnya dengan harapan Pemerintah DKI Jakarta tidak melalukan razia tempat hiburan malam hanya di Alexis saja, karena masih banyak tempat hiburan lain di Kota Jakarta yang melebihi Alexis,” tandasnya.(MR10/red)
