Lantai Jembatan Negerilama Labuhanbatu Berbiaya Rp.5,2 M, Berharap Tidak Dilalui Truk Perusahaan Perkebunan Bertonase diatas 18 ton

Lantai Jembatan Negerilama Labuhanbatu Berbiaya Rp.5,2 M, Berharap Tidak Dilalui Truk Perusahaan Perkebunan Bertonase diatas 18 ton
Bagikan

METRORAKYAT.COM | NEGERILAMA – Lantai Jembatan yang terletak di Lingkungan Titi Panjang Kelurahan Negerilama Kecamatan Bilah Hilir Labuhanbatu direhab, para pengguna jalan diminta hati-hati ketika sedang melintasi jembatan alternatif dimaksud, hal itu disebabkan lantainya terdiri dari plat besi yang ditopang batang kelapa. Khusus kepada pemilik armada perusahaan perkebunan yang mengangkut Inti kelapa sawit dan Crude Palm Oil (CPO/minyak mentah kelapa sawit) harus mematuhi aturan 18 ton sesuai dengan daya tahan jembatan alternatif tersebut

Hal itu diungkapkan Lurah Negerilama, Syahril Ritonga, SPd, didampingi kepala Lingkungan Titi Panjang Juber Hasibuan ketika ditemui dilokasi pembangunan jembatan dimaksud. Jumat sore ((24/11/17)

“Warga diminta hati-hati, Pengusaha angkutan diminta patuhi tonase,” ungkap Syahril.

Bila hal ini tidak diindahkan lanjutnya, dikhawatirkan akan ada efek yang fatal akibat ego yang dikedepankan dan mengesampingkan kepentingan orang banyak.

Menejer pabrik Kelapa Sawit 1 PT.Hari Sawit Jaya, Ir.Miston Sembiring ketika ditemui dilokasi kepada kontraktor berharap perehaban lantai jembatan dapat berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. “Semoga cepat selesai lah, Pak, kita akan ikuti regulasi yang ada,” ungkapnya berharap.

Humas PTPN 4 Unit Ajamu, Aulia Pakpahan yang juga hadir kala itu juga berharap senada. “Berharap cepat selesai, agar produksi tidak terganggu, kita akan patuhi aturannnya.

” Harapan kami semoga Pemerintah segera membuat sebuah keputusan mengingat jalan ini yang di Lalui Perusahaan ditetapkan sebagai jalan Provinsi dan Kelas Jalan B artinya Peningkatan kelas jalan membuat investor semakin banyak masuk ke wilayah pantai Labuhanbatu ,” ungkap Humas PTPN IV Pakpahan

Perwakilan kontraktor perehaban lantai jembatan Negerilama PT. Rajawali Mitra Abadi (RMA), Raja Harahap, dilokasi kepada wartawan berharap dukungan semua pihak (stakeholder) guna terciptanya kelancaran pembangunan sesuai amanah pemerintah. “Berharap dukungan semua pihak,” ungkap Raja Harahap sumringah.

Lanjut Raja, pihaknya akan tetap mengangkat sisa bahan bangunan material yang sudah terjatuh kedasar sungai Kalundang guna menghidari pendangkalan dasar sungai dimana hal itu akan berdampak terhadap volume pasang surut debit air disana.

Pejabat Pelaksana Teknis Kerja (PPTK) Ir.Rijal Lubis, yang ditemui ditempat dilokasi yang sama kepada wartawan dirinya berharap dukungan semua pihak serta semoga tidak ada kendala, “Semoga berjalan lancar,” pintanya.

Sesuai yang terpampang didalam plang proyek, Perbaikan Jembatan Provinsi Sei Kalundang pada ruas jalan provinsi jurusan Aek Nabara-Negerilama di kabupaten Labuhanbatu dikelola Dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara, APBD Tahun Anggaran 2017 dengan nilai kontrak Rp. 5,207.080.933.64,- (termasuk PPN).(MR/Sofyan).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.