Diduga Telan Dana BOS, Kepala SMKN 2 Kisaran Kembali Di Demo Guru, Stap & Tukang Kebun 
METRORAKYAT I KISARAN — Belum juga membayarkan gaji selama 5 bulan, Kepala SMKN 2 Kisaran, Zulfikar kembali di demo para Guru honorer, Stap serta para tukang kebun, Kamis (30/11/2017) di halaman Kantor Sekolah setempat.
” Bayar gaji kami, bapak sudah berjanji hari ini untuk membayarkan gaji kami semua. Jangan bapak berdalih dan hanya berjanji saja, Dimana hati bapak sampai tega berbuat seperti itu ! Dasar tidak punya hati, ” ucap Manurung, salah seorang pendemo.
Selain itu para pendemo juga mengatakan bahwa sudah 3 Tri Wulan dana BOS yang mencapai 1,2 Milyar lenyap tak tentu rimbanya, ” Dana BOS selama ini dia sendiri yang mengelola tanpa diketahui bendahara dan kami meyakini Zulfikar telah menilapnya, ” teriak mereka lagi.
Kepada Metrorakyat.com, salah seorang Stap Honorer menyampaikan bahwa mereka akan buat aksi lanjutan di Polres Asahan dan Kejari Asahan agar Zulfikar segera diperiksa terkait pengelolaan Dana BOS di SMKN 2.
” kita akan tetap memperjuangkan hak rekan-rekan dari keganasan Zulfikar, bila perlu kita buat aksi di Polres dan Kejari agar dia bisa diperiksa, ” tambah pendemo.
Sebelumnya,Sapri Moesa didampingi stapnya Irawadi, kepada sejumlah wartawan menyampaikan bahwa manajemen di SMKN 2 ini sudah Amburadul sebab, katanya, Dana BOS Triwulan 1,2 dan 3 sudah diterima Zukfikar sebesar Rp. 1,2 Milyar dari pagu 1.6 Milyar.
” Saya heran, Dana Bos sudah diterima tapi kenapa Zulfikar tidak dapat melaksanakan pelajaran praktek kepada siswanya dengan alasan tidak ada biaya operasional, apalagi gaji para Tenaga Honorer selama 5 bulan tudak terbayar, ini sudah luar biasa, ” herannya, seraya mengatakan persoalan ini akan dilaporkannya ke Provinsi.
Sementara, Zulfikar saat diwawancarai sejumlah awak media tetap beralasan akan membicarakan persoalan dirapat Komite, ” Hari Sabtu kita agendakan pertemuan dengan Komite dan mudah-mudahan hari Senin kita sudah bisa gelar rapat, ” pungkas Zulfikar, berdalih. (MR/Abid)
