Seorang Pelajar SD Hanyut di Bendungan Cekdam, Dairi
METRORAKYAT.COM | SIDIKALANG — Seorang pelajar Sekolah Dasar, Salomo Aritonang (11), warga Dusun Parluasan, Desa Parbuluan IV, Kabupaten Dairi, meninggal dunia akibat tenggelam di Bendungan Cekdam, Dusun Parluasan, Desa Parbuluan, Dairi, Minggu (3/9/2017), sekira pukul 14.00 wib.

Informasi yang berhasil dihimpun redaksi menyebutkan, peristiwa bermula saat Salomo dengan rekannya, Erik Simanjuntak (15), Candra Simamora (11), Parna Simbolon (11), Topri Sinaga (15), Arpin Sianturi (12), sedang berenang di Bendungan Cekdam tersebut. Tak berapa lama, Parna melihat korban hanyut, dan langsung memberitahukan kepada teman-temannya. Erik, Topri, Arpin dan Niko (12) berusaha mencari korban di lokasi tenggelamnya. Sedanagkan Parna dan Candra memberitahukannya kepada warga. Akhirnya, korban pun ditemukan, dan langsung dibawa Marijon (31) dan Wito (30) ke Puskesmas Sigalingging, dan melaporkan kejadian tersebut kepada Polsub Sektor Parbuluan.

Kapolres Dairi, AKBP. Dedy Tabrani, SIK.MSI saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
“Korban langsung dilarikan ke Puskesmas, namun saat di Puskesmas korban dinyatakan sudah meninggal dunia. Hingga saat ini kita sedang memeriksa saksi-saksi dan cek tempat kejadian perkara,” kata Dedy. (MR/RED).
