Polsek Kramatjati Amankan 27 PSK di Pasar Induk Kramat Jati
METRORAKYAT.COM | JAKARTA – Sebanyak 27 pekerja seks komersil (PSK) yang salah satunya wanita pria (waria), diamankan Polsek Kramatjati, Jakarta Timur, dari pelataran parkir Pasar Induk Kramatjati, Rabu (20/9) dinihari. Terduga PSK yang terjaring, biasa melayani sopir di atas bak truk yang terparkir.
Dalam razia yang digelar, pelacur tersebut sempat dikejar-kejara petugas. Meski sudah berupaya kabur, mereka pun hanya bisa pasrah begitu ditangkap dan digelandang ke Polsek Kramatjati untuk didata. Beberapa wanita yang terjaring mengaku kalau dirinya pedagang pasar.
Kepada polisi Erna, 39, engaku dia bukan wanita pekerja malam. Pasalnya, ia datang ke Pasar Induk Kramatjati untuk berbelanja dagangan kebutuhan pokok seperti cabe dan sayuran. “Saya itu mau belanja, saya bukan pelacur. Bapak salah tangkap nih,” ujar wanita yang kala itu memakai pakaian seksi dan berbedak tebal di wajahnya.
Petugas tak langsung percaya dengan apa yang disampaikan, dan tetap menggelandangnya ke Polsek. Dan ketika ditanyakan identitasnya Erna mengaku KTP-nya tertinggal di rumah, didalam tas-nya ditemukan alat kontrasepsi dan peralatan dandan. Wanita ini pun tak bisa mengelak dan akhirnya hanya bisa terdiam di kantor polisi.
Kapolsek Kramatjati Kompol Supoyo mengatakan, dalam razia itu, pihaknya mengamankan 27 wanita diduga pekerja malam yang biasa mangkal di parkiran Pasar Induk Kramatjati. Dari seluruhnya ada salah satu waria yang juga diamankan pihaknya. “Semuanya kami bawa ke Polsek untuk dimintai keterangan,” ujarn Kompol Supoyo.
PSK itu sendiri, kata Kompol Supoyo, diketahui menyasar sopir-sopir truk untuk menjadi teman kencannya. Yang lebih parah, demi memuaskan birahi lelaki hidung belang, bak mobil truk biasanya dijadikan tempat untuk memuaskan hasratnya. “Karena mereka (PSK) tahu sopir pulangnya seminggu sekali, makanya mereka menjajakan diri disitu. Tempatnya dimana saja mereka mau, yang lebih banyak di bak truk,” tutur Kompol Supoyo. (RED/MR).
