KAPOLRES ANGKAT BICARA TERKAIT SOSOK PRIA YANG DITEMUKAN TEWAS TERGANTUNG DI BINJAI
METRORAKYAT.COM | BINJAI — Beredar kabar bahwa Tengku Ibas Daniel (29) warga Jalan Gereja Jaitun, Tanjung Gusta, Suka Dono telah diculik dua orang oknum polisi, salah seorang oknum polisi yakni berinisial M, pada Minggu (17/09) sekira pukul 13.00 wib, yang bertugas di salah satu Polsek di Binjai.
Setelah diculik oleh dua oknum polisi, Daniel kemudian dibawa ke salah satu rumah kosong di daerah Binjai bersama dua orang rekannya. Kemudian di rumah kosong itu, ketiga korban disiksa, selanjutnya korban diserahkan ke Polsek Binjai Timur. Di Polsek Binjai Timur ketiga korban kembali mendapat penyiksaan oleh oknum di Polisi berinisial M.
Usai disiksa, Daniel bersama dua rekannya dimintai uang tebusan sebesar 4 juta, setelah uang diberikan Daniel bersama rekannya dilepas, namun salah seorang rekannya masih tetap ditahan di Polsek Binjai Timur.
Pada Senin (18/09) kemarin, rekan mereka yang ditahan di Polsek Binjai Timur dikabarkan meninggal dunia di rumah kosong dengan posisi gantung diri di daerah Langkat.
Saat ini korban Daniel dengan wajah memar sedang di dampingi tim pengacara tengah membuat pengaduan ke Propam Poldasu.
Kapolres Binjai, AKBP Muhammad Rendra Salipu SIK MSi kepada www.metrorakyat.com mengatakan bahwa informasi penemuan mayat tersebut benar adanya.
“Memang benar kemarin pagi ada laporan ditemukan seseorang yang mati dengan gantung diri dan dalam laporan tersebut ada salah satu anggota Polri yang sebelumnya bertemu dengan korban pada malam hari sebelumnya,” ucap Kapolres, Selasa (19/9/2017).
Kapolres Binjai juga mengaku tidak tahu menahu terkait dugaan penganiayaan terhadap korban tersebut oleh oknum polisi, kendati demikian Kapolres berjanji akan menindaklanjuti laporan tentang dugaan penganiayaan tersebut.
“Kalau ditahan, tidak dilakukan karena mereka hanya datang ke Polsek Binjai Timur untuk melapor adanya penggelapan, saya juga belum dapat info tentang adanya penganiayaan ini, nanti saya infokan kembali, setelah kami ambil keterangan,” tutup Rendra. (RED/MR).
