Lapor Pak Kapolda… Judi Tembak Ikan Jalan Danau Singkarak Tetap Beroperasi, Ada Oknum Aparat Jadi Backingnya
METRORAKYAT.COM | MEDAN — Arena judi ketangkasan tembak ikan berkedok hiburan keluarga, Golden Game Center yang berada di Jalan Danau Singkarak Kecamatan Medan Barat, keberadaanya sangat mengkhawatirkan, pasalnya warga di lokasi heran dengan bebas beroperasi secara terang-terangan, Kamis (10/8/2017)
Pasalnya , arena judi ketangkasan tembak ikan ini dikabarkan meraup omset puluhan juta rupiah perharian hingga ratusan juta rupiah perharinya. Warga khawatir, anak – anaknya maupun suaminya terkontaminasi dan kecanduan main judi dilokasi area tersebut.
“Selama beroperasi sudah berkali-kali di gerebek polisi namun masih tetap beroperasi, jelas kami heran ,plank terpampang di lokasi tempat hiburan apakah memang memiliki ijin keramaian dari pariwisata baik maupun ijin keramaian dari kepolisian resmi ,” terang warga yang takut menyebutkan namanya.
Penasaran, awak media ini lalu menyambangi lokasi perjudian Golden Game Center, tepatnya berlokasi letaknya persis di tepi Jalan Danau Singkarak, simpang Jalan Ayahanda Medan.
Sesampainya disana, plank dengan tulisan Golden Game tempat hiburan keluarga. Namun, ketika wartawan hendak masuk ke dalam lokasi, seorang pria mengaku penanggung jawab keamanan di lokasi, langsung menghadang. Dengan nada membentak, pria ini tanyakan mengenai siapa jati diri awak media ini.
“Darimana kau,” tanyanya bernada tinggi.
Usai mengakui bahwa jurnalis dari metrorakyat.com, dan mencoba konfirmasi terkait plank dengan tulisan “Golden Game,” pria ini menggiring awak media ke pos keamanan tepatnya di ujung areal lapangan parkir.
“Ya, didalamnya game ketangkasan judi tembak ikan, buat apa kau tanya lagi,” bentak pria berpakaian preman ini kembali.
Tak lama berselang, seorang pria yang menjaga parkir di lokasi itu juga ikut nimbrung mengobrol.
“Ya, memang judi tapi aku bisa makan dari sini, payah cari kerja sekarang, terbantulah aku,” ujarnya meminta namanya tak mau menyebutkan. Cukup memantau disekitar lokasi, awak media beranjak pergi dan menelusuri informasi lainnya berasal dari warga.
Awak media pun menemukan informasi lainnya, di salah satu warung kopi tepatnya dibundaran samping Golden Game Center. Oleh warga disana mengatkan keresahannya akibat judi tersebut.
“Ya kami selaku warga merasa cemas, kami takut keluarga kami terjerumus dalam praktek perjudian ketangkasan itu,”terang warga jalan Pengayoman ini.
Disinyalir, judi ketangkasan ini menurut warga setahunya dua kali digerebek aparat dari Polrestabes Medan dan yang kedua kalinya oleh personil TNI.
“Pernah di gerebek polisi saat digerebek banyak kocar kacir.Saat digerebek TNI ada juga oknum juga yang diamankan, terkadang sering kok terlihat aparat berdiri dilokasi berpakaian preman,”terangnya
Kapolsek Medan Barat, Kompol Victor Ziliwu SH.SIK.MH terkait adanya arena ketangkasan judi tembak ikan berkedok hiburan keluarga Golden Game Center melalui Whatsapp, menurutnya sudah ditindak oleh POM dan gabungan karena yang jaga oknum TNI.
“Sudah ditindak oleh POM dan gabungan karena yang jaga Oknum TNI, silakan cek ke objek, kami sudah melaporkan kesatuan atas,” jelas Victor.
Saat ditanyakan keberadaan ijin, Kapolsek menuturkan tidak ada izin sama sekali dari dinas Pariwisata.
“Kita sudah pernah berkordinasi keatasan aturan HTCK ( Hubungan Tata Cara Kerja) lalu membuat laporan tentang adanya oknum TNI sehingga satuan atas mengambil tindakan dan sesuai SOP, kalau ada giat ilegal terkait TNI kita harus kordinasi kesatuan atas” pungkas Victor melalui pesan di aplikasi Whatsapp. (TIM/RED).


