Kata Irjen.Pol. Paulus, Kalau kita rajin blusukan maka Tuhan kasih petunjuk dan jalan
METRORAKYAT.COM | MEDAN — Usai Kapolda Sumut, Irjen.Pol. Paulus Waterpauw memberikan arahan di lapangan Mapolrestabes Medan bersama personil, kali ini Paulus berikan arahannya dengan pejabat utama di jajaran Polrestabes Medan, Kamis (3/8/2017). Paulus kali ini berharap agar jajaran di Polrestabes Medan untuk aktif turun ke lapangan dalam menerima segala bentuk aspirasi masyarakat terkait Kamtibmas.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho, SIK, SH, M.Hum mengawali acara tersebut dengan sambutan dan laporan kesatuan yang dipimpinnya. Sandi melaporkan situasi umum Kamtibmas Kota Medan, yang intinya adalah penyampaian kondisi wilayah Polrestabes Medan cukup kondusif.

Selanjutnya Ka BNNP Sumut Brigjen Pol. Drs. Andi Ludianto memberikan arahan yang menyampaikan informasi ttg maraknya peredaran Narkoba yang sudah menyentuh semua lini dan hampir semua pelaku kriminal kasus berat adalah pelaku Narkoba.
Untuk Medan hampir tiap hari ada pengungkapan . Mohon kita imbangi dengan pola pola pencegahan dengan melibatkan instansi terkait

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Polrestabes atas keaktifannya dalam mengungkap Narkoba baik upaya penegakan hukum dan upaya pencegahan” ujar Brigjen Andi.
Usai arahan Ka BNNP Sumut dilanjutkan dengan Arahan dan penekanan Kapolda Sumut, yang diawali dengan pengecekan langsung satu persatu kehadiran para pejabat utama Polrestabes medan dan para Kapolsek sejajaran Polrestabes Medan.

“Ketika dilantik tanggal 7 Juli yang lalu, saya memonitor situasi Polrestabes Medan aman dan terkendali, tentu akibat adanya sinergitas antara pejabat terkait, membangun komunikasi dengan tokoh tokoh yang ada, oleh sebab itu atas nama pimpinan Polri dan Polda sumut saya ucapkan terima kasih,” kata Kapolda Sumut.

Paulus menekankan bahwa diera saat ini sinergitas itu penting.
“Saya sudah memberikan arah kita tidak lagi membuat konsepsi konsepsi, kali ini kita coba merubah kebiasaan diantaranya kita tidak usah lagi merancang, mengkonsepkan program-program yang nanti membutuhkan banyak waktu dan sering tidak maksimal. Yang terpenting keberadaan kita bisa bermanfaat untuk menjawab apa yang menjadi harapan masyarakat”, sambung Paulus.

Masih kata Kapolda Sumut, hal yang menjadi dasar bekerja mulai dari Nawacita Jokowi, diantaranya yang perlu di garis bawahi berkaitan dengan tugas Polri yaitu : 1. kita harus hadir ditengah masyarakat mewakili negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman kepada seluruh warga negara. 2. Menolak Negara lemah dalam melaksanakan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi , bermartabat dan terpercaya.
Kapolri pendekatannya adalah kinerja, anda kerja saja dan jika anda berhasil pasti diberikan reward. Kasih motivasi anak buah masing, Jangan terlalu baik jangan terlalu permisif, ini momentnya kerja.
“Saya punya kebiasaan blusukan turun ke masyarakat, untuk mengetahui permasalahan masyarakat dan permasalah anggota kita. Kalau kita rajin blusukan maka Tuhan kasih petunjuk dan jalan. Rekan rekan Kapolsek punya tanggung jawab besar tehadap pembinaan anak buah masing masing, jika ada anggota yang sakit datangi mereka”, tegas Kapolda Sumut
Dari nawacita presiden kemudian ada 4 Direktif Presiden , kemudian Program Promoter Kapolri serta kebijakan Kapolda Sumut yang sebelumnya. Untuk mengimplementasikan semua kebijakan diatas maka Kapolda Sumut menentukan Kebijakan dan strategi yaitu Bekerja dengan hati dan menjunjung tinggi nilai nilai kemanusiaan dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat Sumatera Utara melalui peningkatan kinerja, pembenahan kultur dan peningkatan kemampuan mengelola media agar terwujudnya Polri yang Promoter.
Kapolda Sumut meminta mohon jadi prioritas, khusus untuk permasalahan lalu lintas karena adanya pembangunan di beberapa wilayah di kota Medan, agar dicari solusi memerlukan rekayasa dan kerjasama dengan instansi terkait, kemudian untuk Bhabinkamtibmas agar betul-betul di perankan sebagai deteksi dini dan deteksi aksi agar betul-betul menyentuh desa binaannya.
Terkait maraknya Kasus Narkoba
Kapolda Sumut mengatakan agar diberikan tindakan tegas, karena mereka tidak pernah berpikir tentang dampaknya terhadap generasi bangsa ini, dan dia pikir hanya uang.
“Oleh sebab itu kita juga tidak usah pikir dia, hentikan gerakan mereka melalui tindakan tegas namun terukur”, pungkas Paulus diakhir arahannya dihadapan jajaran pejabat Polrestabes Medan. (MR/HUM/RED).

