Waspada Terorisme dan Paham Radikal, Polsek Delitua bersama Muspika Plus Gelar Rakor OPS.Bina Waspada Toba 2017

Waspada Terorisme dan Paham Radikal, Polsek Delitua bersama Muspika Plus Gelar Rakor OPS.Bina Waspada Toba 2017
Bagikan

METRORAKYAT.COM  |  MEDAN — Kapolsek Delitua bersama unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan, Koramil dan KNPI serta MUI melaksanakan rapat koordinasi OPS Bina Waspada Toba 2017 di aula Polsek Delitua, Senin (17/7/2017) sekira pukul 09.00 wib. Kapolsek Delitua, Kompol. Wira Prayatna,SH.SIK.MH berperan sebagai pimpinan pertemuan tersebut.

Kompol Wira pada sambutan sekaligus wejangannya mengatakan bahwa ada 28 peristiwa kejadian yang dilakukan oleh teroris mulai tahun 2000 s/d tahun 2016. Data data pelaku teror  saat ini sudah keluar dari penjara dan berbaur dengan warga juga sudah diamankan oleh Densus.

Foto Redaksi M R.

“Kita berharap agar mendatakan kembali warganya terutama warga yg pendatang. Demikianpun, Polsek Delitua bersama Danramil Delitua telah melakukan Simulasi tentang menghadapi ancaman teroris yang datang ke komando/kantor. Dan diharapkan masing-masing kantor membentuk sistem keamanan yang saling terintegrasi antara satu dan lainnya”, ujar Wira.

Foto Redaksi M R.

Lebih lanjut Wira berharap agar tiga pilar kebangsaan tetap aktif dan selalu waspada dengan lingkungan akan bahaya ancaman radikalisme ini.

Sementara itu Danramil Medan Johor yang diwakili oleh Babinsa mengatakan siap bekerjasama dengan pihak terkait. 

Foto Redaksi M R.

“Kami di kalangan interen tlh melaksanakan Apel gabungan di kantor camat menyampaikan kewaspadan menghadapi situasi Radikal saat sekarang ini. Babinsa tetap eksis dgn Babinkamtibmas utk saling tukar informasi menghadapi situasi saat ini”, ujarnya.

Senada dengan Majelis Ulama Indonesia Kecamatan Delitua menyampaikan turut mendukung Ops Bina Waspada Toba 2017. 

“Kita siap dengan bersama sama untuk melakukan penyuluhan bagi masyarakat terkait meningkatnya Radikal dan Tindakan teroris. Dan tetap akan memberikan informasi kepada Kepolisian bila ada temuan atau di di curigai terkait Radikal”, ujar Basyarudin Lubis selaku ketua MUI Cabang Delitua tersebut.

Dua jam lamanya berselang, unsur Muspika dan Polsek Delitua berkomitmen agar para Lurah menyampaikan ke para kepling masing – masing lakukan pendataan bagi warganya, dimulai satu minggu sejak kesepakatan tersebut disetujui. Demikianpun, masing-masing kantor (Camat, Lurah, Koramil dan Polsek) membuat sistem keamanan di lingkungan kantornya dan saling terintegrasi. Serta 3 pilar kebangsaan plus rutin melaksanakan kegiatan bersama, misal : patroli skala besar, bersama mensambangi Masyarakat dan Muspika Plus aktif dalam memberikan pembinaan dan penyuluhan, agar masyarakat tidak terlibat dalam kelompok radikal.

Turut hadir pada acara tersebut, Camat M. Tuntungan diwakili oleh Kasi Trantib Kec. Medan Tuntungan, Camat M. Johor diwakili oleh Kasi Pemerintahan, Camat Delitua diwakili oleh Kasi Pemerintahan, Danramil Medan Johor ( diwakili ), Danramil Medan Tuntungan ( diwakili ), Lurah dan Kades 3 Kecamatan di wilayah hukum Polsek Delitua, Ketua KNPI Medan Johor, Ketua KNPI Medan Tuntungan dan Ketua KNPI Delitua, Ketua MUI Kec. Medan Johor yang berjumlah 50 orang. (MR/RED).

 

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.