Ini sosok Perwira Menengah yang tak takut Teroris !!! Kapolres Dairi AKBP. Dedy Tabrani ini pernah melumpuhkan Teroris Bom Sarinah.

Ini sosok Perwira Menengah yang tak takut Teroris !!! Kapolres Dairi AKBP. Dedy Tabrani ini pernah melumpuhkan Teroris Bom Sarinah.
Bagikan

METRORAKYAT.COM  |  MEDAN — Keberhasilan Polisi dalam menembak dan meringkus para teroris itu cukup heroik kisahnya, apalagi yang terjun langsung berhadapan kebanyakan PARA PERWIRA MENENGAH POLISI, bukan Tamtama atau Bintara yang masih minim pengalaman itu.

Tercatat ada Komandan Satuan dari pangkat Kompol (Melati satu) hingga Kombes (Melati tiga), turun tangan berjibaku dan berhadapan langsung melakukan baku tembak dengan para pelaku teroris tanpa perlindungan sebagaimana mestinya atau berlindung di balik barisan para Tamtama/Bintara layaknya Polisi dari negara asing yang sering kita saksikan itu.

Hasil gambar untuk akbp dedy tabrani menembak teroris

Para Perwira itu tidak sekedar memberi perintah komando, namun mengambil peran aktifnya sebagai EKSEKUTOR langsung, mengacungkan senjata, menembak langsung ke arah para teroris itu dengan penuh keberanian, mengabaikan keselamatannya sendiri, bahkan berdiri di barisan depan bak serdadu pendobrak di kancah perang.

Ajun Komisaris Besar Polisi Dedy Tabrani, SIK yang saat ini menjabat sebagai pucuk pimpinan tertinggi di wilayah hukum Polres Dairi ternyata sosok pria pemberani penantang aksi terorisme di Jakarta 14 Januari 2016 silam. Dikutip dari berbagai sumber di situs media online menyebutknan bahwa sosok Dedy kala itu adalah sebagai Kapolsek Menteng. 

Hasil gambar untuk akbp dedy tabrani menembak teroris

Seperti dikutip dari Detik.com, berawal Kamis, (14/1/2016) sekira pukul 10.00 wib, Kapolsek Menteng AKBP Dedy Tabrani dan Kabag Ops Polres Jakpus AKBP Susatyo Purnomo dan Karo Ops Polda Metro Kombes Martuani sedang bertugas menjaga keamanan di Mahkamah Konstitusi, jalan Medan Merdeka Barat, Jakpus. Mereka kemudian hendak menuju Monas untuk pengamanan demo tapi tiba-tiba mereka mendapat laporan ada ledakan di Sarinah. 

“Jadi pertama kita dapat laporan, Kapolsek Menteng, Kabag Ops Polres Jakpus merapat. Lalu Karo Ops merapat dan saya merapat ke lokasi. Pas kami turun di lokasi, kami langsung ditembakin,” ujar Kabag Ops Polres Jakpus AKBP Susatyo.

Hasil gambar untuk akbp dedy tabrani menembak teroris

Susatyo bercerita begitu mereka mendapat perlawanan, mereka langsung berlindung di balik mobil miliknya dan milik Karo Ops Polda Metro. Sedangkan Kapolsek Menteng AKBP Dedi bergerak dari arah Sarinah dan melakukan perlawanan dari sana.

“Jadi kita ditembakin terus, saya dari arah depan Starbucks sama Pak Karo Ops, di Sarinah ada Pak Kabag Ops Polres dan Menteng 1 (Kapolsek Menteng),” ujarnya.

Hampir 60 menit baku tembak itu terjadi dan akhirnya musuh berhasil dilumpuhkan. Menurut Susatyo, AKBP Dedi dan Karo Ops Polda Metro berhasil melumpuhkan para pelaku saat baku tembak terjadi.

“Pak Karo Ops dan Menteng 1 yang saya lihat melumpuhkan lawan. Tapi ini juga kerjasama kita semua,” ucapnya.

Satu Teroris Sarinah Tewas di Tangan Kapolsek Menteng

Kepada www.metrorakyat.com saat wawancara di rumah dinas Kapolres Dairi, Dedy mengisahkan, lima orang yang diduga pelaku teror peledakan bom dan penembakan di kawasan Sarinah, MH Thamrin, Jakarta Pusat dinyatakan tewas.  Salah seorang pelaku yang menewaskan Teroris itu adalah Kapolsek Menteng AKBP Dedy Tabrani. Dedy menembak mati salah satu pelaku saat terjadi baku tembak di Starbucks. Kronologisnya, salah seorang pelaku melarikan diri ke Starbucks, kompleks Jakarta Theatre setelah meledakkan bom di Pos Polisi Sarinah. Dedy bersama empat anggota lain melakukan pengejaran. Pelaku sempat melawan dengan melontarkan tembakan. Sempat terjadi baku tembak antara pelaku dengan polisi.

” Kami baku tembak lama. Drot-drot-drot di depan Starbucks. Dia melempar bom dari Starbucks ke kami, jaraknya tiga meter. kemudian keluarlah asap dan disitu saya langsung tembak,” ujar Dedy, Kamis, (20/7/2017). 

Saat baku tembak itu kata Dedy, tembakannya berhasil mengenai pelaku. Alhasil, salah satu pelaku tewas seketika.

” Seorang teroris saya tembak. Setahu saya yang mati lima orang,” kata Dedy. (MR/RED). 

 

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.