Tiga korban tewas dalam kejadian itu. Korban meninggal Sindi Sinaga, Elpika Sitohang, Ester Situmorang. Sedangkan 35 korban lainnya menderita luka di bawa ke RS Hadrianus Sinaga.

“Dua korban luka sudah di rujuk ke Rumah Sakit Medan,” kata salah seorang warga kepada wartawan.
Sementara sopir bus maut tersebut, Billington Situmorang (40) mengaku peristiwa itu terjadi karena bus yang dikendarainya mengalami rem blong.
Camat Simanindo, Dapot Simbolon yang dihubungi mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut ke Bupati Samosir, Rapidin Simbolon.
“Iya, peristiwa naas itu sudah saya laporkan ke bapak Bupati,” terang Dapot.
Berikut daftar nama korban :
1.Emi Sinaga, pr, (15) Desa Tanjungan Kecamatan Simanindo
2.Yansen Roy Sitohang, lk, 13 tahun Desa Tanjungan Kecamatan Simanindo
3. Una Putra Sihombing, lk, 15 tahun, Desa Tanjungan Kecamatan Simanindo
4. Adrian Boris Simalango, lk, 16 tahun, Desa Tanjungan Kecamatan Simanindo
5. Dolinfar Sihombing, lk, 17 tahun, Desa Parmonangan.
6. Luis Afredo Simalango, lk, (14) Desa Tanjungan
7. Tarzan Pardomuan, lk, (14) Desa Tanjungan.
8. Blasius Marihot Sinaga, lk, (17), Desa Tanjungan.
9.Leder Mangiring tua sinaga, lk, (13), Desa Tanjungan.
10. Irma ika sinaga, pr, (13) Desa Tanjungan.
11. Renata silalahi, pr, (11) Desa Parmonangan.
12. Maria situmorang, pr, (15) Desa Parmonangan.
13.Pani katarina sinaga, pr, (13) Desa Tanjungan
14. Robet A. sitohang, lk, (13), Desa Tanjungan.
15. Wesly sihombing, lk, (12), Desa Parmonangan..
16. Renhat silalahi, lk, (11) Desa Parmonangan.
17. Manto situmorang, lk (15) Desa Parmonangan.
18.Ristauli Sinaga, pr, (13) Desa Tanjungan.
19.Worie Genius sihombing, lk, (13) Desa Parmonangan.
20. tesya situmorang, pr, (6) Desa Parmonangan.
21. Freanda situmorang, lk, (8), Desa Parmonangan..
22. Tonggom situmorang, lk, (6), Desa Parmonangan.
23. Dekita Situmorang, pr, (11), Desa Parmonangan.
24. Agnes Situmorang, pr, (8) , Desa Hutaginjang.
25. Juaan Sihombing, lk, (17 ), Desa Parmonangan.
26. Gomgom Sihombing, lk, (17), Desa Parmonangan
27. Dian Putra Sinaga, lk, (13) DesaParmonangan.
28. Dika Stepen Sihombing, lk, 14) Desa Parmonangan
29. boris sihombing, lk, (14 ) Desa Parmonangan.
30. Yosafat situmorang (LR), (15 ) pelajar, Desa Tomok Kecamatan Simanindo.
31. Sandy situmorang (LR), (13) pelajar, Desa Hutaginjang Kecamatan Simanindo.
32. Eriphani situmorang (LR), (8) pelajar, Desa Hutaginjang Kecamatan Simanindo.
33. Lusia simbolon (LB), (14 ) pelajar, Desa Hutaginjang Kecamatan Simanindo.
34. Lilis situmorang (LR), (11), pelajar, Desa Hutaginjang Kecamatan Simanindo.
35. Cindi M Sinaga, (MD), (14) pelajar dari Desa Hutaginjang, Simanindo.
36. Elfika Situmorang (MD), (14), pelajar dari Desa Hutaginjang Kecamatan. Simanindo
37. Ester Situmorang (15) pelajar Desa Tanjungan Kecamatan Simanindo.
38.Bilinton situmorang (Sopir), lk, (LB) 40 thn, sopir, Desa Parmonangan, Simanindo.

Sebelumnya, kecelakaan maut terjadi sekitar pukul 07.00 Wib pagi tadi. Akibat peristiwa 3 orang korban meninggal dunia dan puluhan penumpang lainnya dilaporkan kritis. Belum diketahui pasti penyebab jatuhnya bus nahas itu dan hingga kini, pihak Polres Samosir sedang menyelidiki peristiwa memilukan itu.
KRONOLOGIS BUS PELAJAR MASUK JURANG YANG MENEWASKAN 3 SISWA DI SAMOSIR
Satu unit bus Nopol BB 7117 CA yang dikendarai Bilinton Situmorang (40) berpenumpang 37 pelajar tujuan Tomok-Samosir, jatuh ke jurang yang dalamnya sekitar 30 meter, ke ladang kopi milik warga di Desa Parmonangan Kecamatan Simanindo, Samosir.
Tiga orang meninggal dalam peristiwa naas itu. Sementara 34 orang menderita luka-luka. Semuanya siswa yang sedang menuju sekolah di ibukota Kecamatan Simanindo di Ambarita.

Korban segera di evakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Tuktuk Siadong Kecamatan SImanindo. Korban yang kritis dan luka parah segera dirujuk ke RSU Hadrianus Sinaga, Pangururan.

Ditemui di UGD RSU Hadrianus Pangururan, ditemani keluarganya, Bilington SItumorang (40) supir bus naas tersebut menjelaskan bahwa sebelum berangkat dari rumah dia sudah memeriksa kondisi mobil, semua berfungsi dengan baik. Namun ditengah jalan remnya blong.
“Saya tidak terlalu ngebut. Namun kondisi jalan yang menurun membuat kendaraan semakin laju. Pas ada tikungan patah, saya banting stir ke kiri dan saat itulah kami terbalik dan masuk ke jurang,” jelas Bilington seraya mengatakan bahwa busnya tidak punya kernet.
Sementara korban selamat namun mengalami patah tulang dan mendapat perawatan di RSU Hadrianus Sinaga, Irma Ika Sinaga (13) mengatakan bahwa bus tersebut adalah bus yang mereka tumpangi sudah hampir dua tahun.

“Biasanya bapak itu (sopir, red) membawa mobilnya memang agak kencang. Tapi tidak pernah sekencang tadi. Dan saya tidak tahu apa yang terjadi. Yang saya rasakan sepertinya teman teman saya terlempar keluar dari mobil” jelas Irma.
Menurut Irma, mereka semua berada dalam bus. tidak ada yang berdiri di luar mobil.
“Kami didalam semua. Karena rata rata badan kami kecil kecil jadi muatannya agak banyak. Ada yang duduk dan ada yang berdiri. Pintu bus juga ditutup,” jelas Irma.
Saat dikonfirmasi melalui selulernya Kapolres Samosir, AKBP Donald Simanjuntak mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kecelakaan tersebut.
“Tepatnya di Desa Parmonangan kecamatan Simanindo. Dugaan sementara mobil Bus tersebut karena terlalu kencang memacu kecepatannya, sehingga hilang kendali serta keseimbangan dan mengambil jalur jalan ke kanan badan jalan yang pinggirnya badan jalan berjurang. Sehingga Mobil Bus tersebut masuk ke jurang sedalam lebih kurang 30 M dari permukaan jalan aspal tepatnya di ladang kopi perkebebunan Masyarakat,” jelas Donald melalui pesan Whatsapp nya. (TopMet/MR).

