Pasca-Seminggu ‘Menghilang’ karena Sakit, Presiden Duterte Kembali Sapa Publik

Pasca-Seminggu ‘Menghilang’ karena Sakit, Presiden Duterte Kembali Sapa Publik
Bagikan

METRORAKYAT.COM  |  MANILA – Presiden Filipina, Rodrigo Duterte menghilang dari sorotan media selama hampir satu minggu penuh karena kondisi kesehatannya yang menurun. Juru Bicara Keprisedan menyebut, Duterte harus beristirahat karena kelelahan.

Dilansir Reuters, Sabtu (17/6/2017), Duterte sakit ketika Filipina masih sibuk bertempur dengan kelompok militan di Marawi. Lebih dari 300 orang terbunuh akibat pertempuran yang telah berlangsung selama tiga minggu tersebut.

Kemunculan pertama pasca-sakit tersebut, digunakan Presiden Duterte untuk menyampaikan perkembangan terkait pertempuran dengan kelompok Maute. Sebelumnya, pria berusia 72 tahun itu telah bersumpah untuk mengusir kelompok militan tersebut.

“Pertarungan masih terus berlanjut. Tapi situasi panas pasti akan mereda. Sulit untuk melawan orang-orang yang rela mati. Mereka telah merusak nama Tuhan dengan mengatasnamakan agama untuk membunuh banyak orang yang tidak bersalah tanpa alasan yang jelas,” ujar Duterte yang berbicara di Kota Butuan dan disiarkan secara langsung oleh stasiun tv lokal.

Sementara itu, ketika disinggung terkait kondisi kecehatannya, Duterte meminta masyarakat untuk tidak khawatir.

“Jangan khawatir. Keadaan kesehatan saya tidak penting, ada wakil presiden yang akan mengambil alih,” tukas Duterte. (OKZ/MR).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.