Di Sibolga, Seorang Ibu Meninggal Dunia Karena Polisi Gerebek Rumah Tersangka Judi Togel…
METRORAKYAT.COM | SIBOLGA — Ratusan Warga Hutabatu III. Kelurahan Hutabarangan. Kecamatan Sibokga Utara, mendatangi Mapolres Sibolga untuk mempertanyakan kronologis penggrebekan diduga rumah jurtul yang menyebabkan pemilik rumah L Br Hutabarat (65) meninggal dunia. Salah seorang perwakilan warga menyampaikan bahwa kedatangan mereka ke Mapolres Sibolga sebagai bentuk aksi solidaritas. Dimana warga tidak terima dengan aksi polisi saat hendak menangkap terduga juru tulis togel R Br Pardede di dalam rumahnya hingga menyebabkan ibunya L Br Hutabarat meninggal dunia di dalam rumah tersebut.
“Kami kemari hanya ingin mendengar penjelasan dari Polres Sibolga, kenapa seperti itu, sehingga pemilik rumah itu bisa meninggal dunia, kedatangan Polisi ke Rumah Korban tanpa ada permisi dengan Kepala Lingkungan (Kepling) setempat. Dan main masuk saja. Seharusnya sesuai prosedur,” ucap salah seorang warga ketika berdialog dengan Kabag Ops di Depan Gedung Polres Sibolga. Rabu (31/5) sekira pukul 02,44 Wib dinihari.
Almarhum diduga shock lihat aksi petugas
Sementara itu, Reni Br Pardede sendiri membantah tuduhan petugas bahwa dirinya seorang juru tulis togel. Dan ketika disambangi di rumah duka semalam, Reni menceritakan kronologis kejadiannya. Menurut Reni, awalnya ada 6 orang polisi berpakaian preman datang ke rumahnya hendak menangkapnya atas sangkaan pelaku judi togel. Setelah petugas memeriksa handphone miliknya, petugas lantas memintanya untuk ikut ke kantor. Ketika itu, Reni meminta agar ia ganti baju dulu dan menjemput anaknya dari rumah orangtuanya yang tak jauh dari lokasi. Petugas pun mengikuti Reni ke tempat yang dituju.
Namun disaat hendak menjemput anaknya, beberapa petugas berlari ke rumah orangtua Reni. Kemudian Reni melihat ibunya itu sudah jatuh tergeletak dengan posisi badannya menimpa anak Reni. Tak disangka, ibundanya itu kemudian dinyatakan telah meninggal dunia. Reni juga menyatakan, aksi petugas saat hendak menangkap dirinya saat itu bak menangkap seorang teroris. Menurutnya, karena aksi petugas itulah ibunya shock atau terkejut. Apalagi almarhum memang memiliki riwayat penyakit jantung.
Ini Tanggapan Kapolres Sibolga.
Kapolres Sibolga, AKBP Benny Remus Hutajulu saat dikonfirmasi www.metrorakyat.com mengatakan L.Br.Hutabarat sebelumnya sudah pingsan didalam rumah saat petugas melakukan operasi pekat, dan pihak rumah sakit memberikan keterangan bahwa ibu dari terduga kasus juru tulis togel R.Pardede meninggal akibat jantung.
