Lagi Mahasiswa ITM Tuntut Kapolrestabes Medan Dicopot Dan Desak Bebaskan 3 Aktivis
MetroRakyat.com | MEDAN — Lagi puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa ITM kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan kampus mereka, Jalan Gedung Arca pada Jumat (12/5/2017) sekira pukul 17.00 wib. Aksi ini merupakan aksi lanjutan dan sebagai bentuk kekecewaan mahasiswa atas diamnya pihak rektorat terhadap rekan mereka yang ditahan aparat kepolisian.


“Sudah lebih seminggu tiga orang rekan kami aktivis mahasiswa yang telah ditetapkan sebagai tersangka secara subjektif dan ditahan di Polrestabes Medan. Tapi nggak ada peran serta dan upaya pembebasan yang dilakukan oleh pihak kampus,” ujar koordinator aksi Nazar Syafii kepada www.metrorakyat.com.

Lanjut Nazar, selian itu para mahasiswa juga mendesak Kapolrestabes Medan, Kombes.Pol. Sandi Nugroho agar mundur dari jabatannya, karena dianggap tidak menjadi amanah untuk rakyat Medan. Polrestabes dianggap berlaku tidak adil dan terkesan arogansi dalam upaya mengamankan ketiga rekannya berstatus aktivis mahasiswa tersebut.


“Ada dua rekan kami dari kampus ITM, yakni keduanya adalah aktivis mahasiswa dari Lembaga Pers Mahasiswa bernama Padel dan Fikri. Maka, kami tidak akan berhenti sampai disini. Perjuangan kami untuk menuntut pembebasan rekan aktivis harus dilanjutkan sampai kami dengar apa keterangan resmi kepolisian. Saya rasa, Kapolrestabes Medan harus terbuka dan jujur serta jelaskan secara resmi bagaimana kelanjutan permasalahan ini. Dan bukan malah didiami”, tegas Nazar.


Masih kata Nazar, penggeledahan yang dilakukan Polisi adalah tindakan yang arogan dan tidak mencerminkan wibawa Polri sebagai pengayom rakyat. “Saya dan rekan-rekan mahasiswa akan tetap berjuang demi bebasnya ketiga rekan kami aktivis mahasiswa itu, jika tidak ada jawaban resmi dari Kapolrestabes maka kami akan sampaikan secara tertulis kepada Kapolri dan Presiden, bahwa Polrestabes telah membredel kebebasan berdemokrasi”, pungkas aktivis yang dikenal vokal ini. Ditempat terpisah, Kapolrestabes Medan Kombes.Po. Sandi Nugroho belum bersedia memberikan keterangan resminya.

Pantauan wartawan, terlihat puluhan mahasiwa kampus Institut Teknologi Medan meneriakkan yel-yel dan lagu mars mahasiwa, dan membakar ban mobil bekas dibadan jalan. Aksi demonstrasi kali ini berlanjut dengan aman dan tertib. (MR/TEAM).


