Merasa Dilecehkan, DPRD Gunungsitoli Akan Laporkan SKPD yang Tidak Menghadiri Reses Kepada Walikota
MetroRakyat.com | GUNUNGSITOLI – Terkait pelaksanaan reses Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gunungsitoli di Desa Orahili Tumori kecamatan Gunungsitoli Barat, Kota Gunungsitoli (09/03/17) yang tidak dihadiri oleh pimpinan SKPD, membuat kecewa para wakil rakyat daerah Gunung sitoli tersebut. selain itu, ketidakhadiran pimpinan SKPD tersebut dianggap telah melecehkan anggota DPRD Kota Gunungsitoli.
Padahal hasil reses DPRD tersebut nantinya yang akan menjadi masukan di dalam rencana kerja pembangunan daerah kedepan. Namun, meskipun sebelumnya, sudah diundang secara resmi, tampaknya, para pimpinan SKPD di daerah Gunungsitoli sepertinya tidak menghiraukannya apalagi tidak ada memberitahukan alasan ketidakhadiran mereka pada reses anggota DPRD Gunungsitoli tersebut.
Anggota DPRD Derah Pemilihan II (Dapil-2) Kota Gunungsitoli, Raradodo Gea Kepada Metrorakyat.com mengatakan, DPRD dan pemerintah merupakan mitra dan penyelenggara pemerintahan di kota ini, namun kenyataan dalam reses DPRD tidak ada satu Dari Dinas Sosial Tenaga kerja, dan Transmigrasi Kota Gunungsitoli yang hadir, guna mendengar secara langsung aspirasi masyarakat yang disampaikan. “Saya sangat kecewa dengan tidak ada respon atas undangan yang diberikan dewan kepada pimpinan SKPD tersebut untuk hadir dalam reses DPRD,” tegas Raradodo Gea.
Lebih lanjut ia menambahkan, Reses sangat penting untuk dihadiri oleh pimpinan SKPD, karena hal itu bisa menjadi bahan acuan dalam menyusun program dan RKA. Jika tidak, maka akan terjadi miskomunikasi yang membuat aspirasi masyarakat dalam reses dewan tidak terakomodir.
Hal senada juga disampaikan, Yunifao Zebua Anggota DPRD kota Gunungsitoli. Tidak hadirnya pimpinan SKPD dalam reses DPRD, sangatlah mengecewakan. Harusnya, pimpinan SKPD mengikuti untuk dapat ikut menyerap aspirasi masyarakat. Apalagi hari ini masyarakat sangat membutuhkan kehadiran Dinas Sosial Tenaga kerja, dan transmigrasi Kota Gunungsitoli, ” Ini salah satu catatan buat kami, dan kita akan melaporkan Dinas tersebut kepada Walikota Gunungsitoli,” pinta Yunifao zebua (MR/d1-red).
Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

