Ribuan Abang Becak Serbu Kantor Walikota Medan

Ribuan Abang Becak Serbu Kantor Walikota Medan
Bagikan

MetroRakyat.com I Medan — Ribuan abang becak melakukan demonstrasi di depan kantor walikota Medan yang dalam tuntutannya agar walikota Medan Zulmi Eldin mencabut ijin angkutan yang berbasis online seperti ojek,grab,gocar dan uber ditambah lagi dengan kehadiran taksi gelap dan juga masuknya beca bermotor dari daerah-daerah kekota Medan ,yang mana dengan kehadirannya drastis mengurangi penghasilan para penarik beca yang ada dikota Medan.Sebagaimana diketahui bahwa dalam UU no 22 tahun 2009 tentang undang-undang angkutan jalan srta peraturan pemerintah no 74 tahun 2014 yang berbunyi”ketentuan angkutan umum adalah harus minimal beroda tiga berbadan hukum dan memiliki izin penyelenggara angkutan umum.

Foto Sumut Bermartabat.

“Kami menolak keras dan meminta agar walikota Medan segera menutup dan melarang angkutan yang berbasis online untuk beroperasi dikota Medan karena tidak sesuai dengan UU no 22 tahun  2009 tentang angkutan jalan dan peraturan pemerintah no 74 tahun 2014,karena dengan kehadiran mereka pendapatan para abang beca drastis menurun sementara harga kebutuhan hidup mereka tetap tinggi sudah selayaknyalah bapak walikota yang terhormat dapat memenuhi tuntutan kami,”ungkap Johan Merdeka kordinator aksi ditengah peserta aksi.Selasa(21/2)

Foto Sumut Bermartabat.

Dalam pengamatan metrorakyat.com sempat terjadi aksi sweeping terhadap seorang pengendara ojek online yang mana pada saat dia melintas ratusan massa pengunjuk rasa menyetop dan dengan serta merta mereka menganiaya pengendara tersebut namun dengan sigap pihak keamanan melerai dan berhasil menyelamatkan pengendara tersebut dari aksi massa yang semakin beringas.

Foto Sumut Bermartabat.

Foto Sumut Bermartabat.

Ditempat terpisah Ketua LSM Perak kota Medan Torang Siregar,SSn ketika dikonfirmasi dikantornya dia sangat menyayangkan aksi hari ini ,”seharusnya walikota Medan Bapak Zulmi Eldin sudah mengantisipasi agar aksi seperti tidak terjadi tentu dengan cara mengajak perwakilan para supir dan abang becak untuk duduk bersama untuk bermusyawarah dan mengambil suatu keputusan yang yang sifatnya tidak saling merugikan dikedua belah pihak dengan demikian tentu aksi hari ini tidak akan terjadi”ungkap Torang yang juga wakil ketua DPC Gerindra kota Medan tersebut.

Foto Sumut Bermartabat.

Sementara itu ketika dikonfirmasi seorang pengguna angkutan berbasis online yang tidak bersedia disebutkan namanya  menyatakan kalau kehadiran pengangkutan tersebut banyak membantu kegiatannya sehari-hari'”terbantulah bang,karena aku dari rumah aja aku bisa pesan makanan dan kalau aku mau bepergian cukup dengan menekan aplikasinya dan aku dijemput  tanpa harus menunggu angkutan  dipinggir jalan yang sedikit lebih beresiko “ungkapnya.(MR/RED/TEAM).

 

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.