Daniel Awalnya Hoby Seni Dan Akhirnya Masuk di Sekolah Musik. Ini Impian Pada Alat Musik Yang Digelutinya…
MetroRakyat.com | MEDAN — Saxophone adalah instrumen yang masih tergolong dalam aerophone, single-reed woodwind woodwind instrument. Saksofon biasanya terbuat dari logam dan dimainkan menggunakan single-reed seperti klarinet. Saksofon umumnya dihubungkan dengan popular music, big band music dan jazz, tapi awalnya ditujukan sebagai instrumen orkestra dan band militer. Bagi remaja pria ini, memainkan alat musik Saxophone bukanlah gampang. Namun, berkat usaha dan niatnya dia berhasil memainkan alat musik Saxophone dengan lihai. “Dengan banyak belajar dan selalu berusaha lebih bagus, maka belajar memainkan Saxophone pun akhirnya sukses saya dalami”, ungkap Daniel Rajagukguk kepada MetroRakyat.com, di SMK Negeri 11 Medan, Jumat (17/2/2017). Daniel menceritakan bahwa awalnya hoby seni tersebut sudah ada sejak masih duduk dibangku Sekolah Dasar. Berkat dukungan sang ibu, akhirnya Daniel diperkenankan masuk di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 11 Medan, yakni sekolah yang membidangi pendidikan seni musik. “Saya berharap talenta yang ada pada diri saya tidak menjadi sia-sia, dan cita-cita saya menjadi pemain musik Saxophone yang handal kelaknya”, ucap pria kelahiran 30 Maret 1998 ini.

Kendati Daniel tidak lagi utuh memiliki kedua orangtuanya, namun tidak mematahkan semangatnya untuk serius menggeluti pendidikan seni musik di SMKN 11 Medan. Daniel berharap di masa mendatang dapat membahagiakan Ibu dan saudaranya. “Saya hanya punya seorang ibu dan dua saudara saya, dan saya harus lebih sabar dalam belajar untuk mencapai impian saya. Bukan hanya itu saja, namun kekuatan doa Ibu selalu saya andalkan untuk mendapatkan apa yang saya inginkan. Dan semoga Tuhan berkehendak”, ucap anak ke dua dari tiga bersaudara tersebut.

Daniel memilih alat musik Saxophone sabagai instrumen seni musik pendidikannya dikarenakan Saxophone memiki daya tarik tersendiri, yakni dan romantis . Walaupun susah-susah gampang, tidak membuat pria penggemar Dave Koz ini ragu melangkah di sekolah kejuruan yang mendidik siswa siswa untuk memperdalam pengetahuan di bidang musik ini. “Saya optimis berhasil kelak, karena saya rajin dan fokus untuk belajar Saxophone dengan baik dan merupakan kebanggaan saya pernah juga tampil pada acara Festival Pelajar Nasional bidang Kesenian di Palembang tahun 2016. Saya ikut perwakilan provinsi Sumatera Utara untuk tampil pada event itu”, pungkas pria yang duduk dibangku XII B ini.

Sekedar mengetahui, Saxophone termasuk keluarga besar terompet. Bahannya terbuat dari logam, rata-rata dijadikan instrumen orkestra atau digunakan pada aliran musik jazz, dan band militer. Saxophone dibuat pada tahun 1841 dan dipatenkan pada tahun 1846. Alat musik ini memiliki 18 hingga 20 katup lubang dimana katup atas menghasilkan nada tinggi. Cara bermainnya pun hampir sama dengan trompet, bisa dibilang susah-susah gampang. Sayangnya, alat musik ini masih jarang ditemui dan masih terbilang jarang diminati, karena keterbatasan tempat kursus, juga keterbatasan produksi. Jadi, alat musik mana yang kamu minati? (MR04/RED).


