Partai Gerakan Indonesia Raya Kota Medan Minta BNN & Polri Bersinergi Berantas Narkoba Di Malam Penghujung Tahun 2016

Partai Gerakan Indonesia Raya Kota Medan Minta BNN & Polri Bersinergi Berantas Narkoba Di Malam Penghujung Tahun 2016
Bagikan

MetroRakyat.com  |  MEDAN — Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kota Medan melalui ketua Dewan Pimpinan Cabang Bobby Octavianus Zulkarnain SE meminta Badan Narkotika Nasional yakni BNNP dan Polri dalam memberantas para bandar narkoba yang diduga akan lebih leluasa beroperasi pada malam penghujung tahun 2016, Kamis (29/12/2016). “Gerindra menyikapi untuk  mewaspadai adanya peredaran narkoba dalam jumlah besar di akhir tahun ini. Penghujung tahun biasanya permintaan narkoba semakin bertambah”, tukas Bobby kepada MetroRakyat.com.

Hasil gambar untuk bobby o zulkarnain
Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerakan Indonesia Raya Kota Medan, Bobby Octavianus Zulkarnain, SE.

 

“Sudah menjadi kebiasaan kalau tutup tahun melakukan pesta. Dan ini dimanfaatkan untuk penyalahgunaan narkoba,” ujarnya lagi. Bobby menegaskan bahwa agar pihak berwajib yakni penegak hukum sendiri tidak tinggal diam untuk deteksi hal ini, karena masalah ini adalah atensi negara. Gerindra Medan berharap Polri mampu bersinergi dengan BNNP, menangkap dan memberikan efek jera bagi para pengedar untuk menghentikan ulahnya yakni merusak mental generasi muda. Bobby mengakui bahwa saat ini bahaya teror narkoba adalah masalah skala Nasional maupun Internasional yang sangat berbahaya, disamping belum berhentinya para pengedar dan bandarnya menjajakan barang haram tersebut kepada anak-anak muda di Sumatera Utara. Selain itu Bobby tidak menyangkal bahwa diduga peredaran narkoba dilakukan secara sistematis dan dibackup oleh oknum-oknum yang memang sengaja meraup keuntungan dibalik penjualan Narkotika. 

Foto Sumut Bermartabat.
Salah satu barang tangkapan Polda Sumut. Ini adalah Narkotika jenis sabu dan obat-obatan.

 

Ditempat terpisah Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara, Brigadir Jenderal Polisi Drs. Andi Loedianto mengamini apa yang disampaikan Partai Gerindra Kota Medan. Pesta tahun baru itu, kata pria berpangkat Jenderal berbintang satu ini, sangat rawan digunakan untuk menyalahgunakan narkoba. Peredaran narkoba sangat marak di akhir tahun. Pasokan atau permintaan pun biasanya bertambah. “Narkoba itu masuknya besar-besaran pada bulan Desember,” lanjut  Andi. Andi mengatakan bahwa untuk gelar razia terkait peredaran Narkotika tidak ada kata henti, BNN Sumut sampai saat ini mengaku bahwa intens dengan permasalahan pokok yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya. “Jangankan untuk akhir tahun ini, kita tetap berkelanjutan lakukan razia disetiap tempat-tempat yang diduga menjadi basis peredaran Narkoba. Kita apresiasi Partai Gerindra Medan dalam hal ini, peduli dan memberikan dukungan kepada kami di BNN dalam memerangi peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang tersebut”, tukasnya.

Foto Sumut Bermartabat.
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara, Brigadir Jenderal Polisi Drs. Andi Loedianto saat memberikan keterangan persnya di Mapoldasu, Kamis (29/12/2016).

 

“Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumut  terus berupaya mengantisipasi peredaran narkoba jelang pergantian tahun baru. Sebab, lazimnya, penyelundupan narkoba, baik itu sabu-sabu maupun ekstasi kian marak di penghujung tahun. Ini adalah masukan bagi kami untuk bergerak lebih cepat dan tepat”, pungkas Andi disela-sela jumpa pers akhir tahun di Mapoldasu hari ini. (MR/Peter). 

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.