3 Petugas Dishub Sumut Tertangkap Pungli Oleh Polrestabes Medan, Kadishub Sumut Bungkam

3 Petugas Dishub Sumut Tertangkap Pungli Oleh Polrestabes Medan, Kadishub Sumut Bungkam
Bagikan

MetroRakyat.com  |  MEDAN —  Polrestabes Medan, Sumatera Utara (Sumut) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kepada petugas Dishub Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Dari operasi tersebut, polisi menyita sejumlah uang. “Ada sejumlah uang yang kita amankan. Kemudian juga ada blangko,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Fahrizal kepada MetroRakyat.com, Jumat (21/10/2016). Fahrizal menyatakan, OTT tersebut dilakukan pada dini hari tadi di Jembatan Timbangan, Sibolangit, Deliserdang. Operasi tersebut dilakukan berdasarkan adanya laporan pengaduan yang diterima oleh polisi. Mendapatkan informasi tersebut, polisi kemudian menuju ke lokasi dan melakukan penangkapan. Sebanyak 4 orang diamankan dari lokasi itu. Rinciannya, 3 orang petugas Dishub Sumut dan seorang lainnya yakni sopir.

Hasil gambar untuk pungli di jembatan timbang sumut
ilustrasi gambar

Fahrizal enggan menjelaskan identitas mereka. Dia juga enggan membeberkan jumlah uang dan blangko yang disita. “Nanti dulu,” kata dia. Saat ini, ketiga oknum petugas Dishub Sumut yang bertugas di sana dan seorang sopir yang diamankan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolrestabes Medan.

Kadis Perhubungan Prov. Sumut Bungkam.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara Anthony Siahaan enggan berkomentar terkait maraknya pungli di beberapa Jembatan Timbangan. MetroRakyat.com saat mencoba meminta konfirmasinya di kantornya yang beralamat di jalan Jl. Imam Bonjol No.61, Suka Damai, Medan Polonia, Kota Medan, tidak berhasil. Kendati sang kepala dinas berada diruangannya, Anthony menyarankan awak media melalui stafnya untuk mengkonfirmasinya langsung ke petugas di jembatan timbangan setempat.

Hasil gambar untuk kadishub sumut anthony siahaan
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara Anthony Siahaan

Sekedar diketahui bahwa beberapa waktu lalu  Kepolisian bersama Kementerian Perhubungan melakukan penggeledahan dan operasi tangkap tangan di kantor Kementerian Perhubungan terkait pungutan liar dan calo pengurusan izin, Selasa (11/10/2016). Kepala Polri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan operasi itu dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya Metro Irjen Pol Mochamad Iriawan bersama dengan pejabat Kemenhub sejak pukul 16.20 WIB.  “Kami periksa lantai 6 dan 12, karena terkait pungli, Presiden Joko Widodo juga datang kemari,” jelas Tito.

Sementara Presiden Joko Widodo yang melakukan kunjungan mendadak ke Kemenhub, pada konferensi pers menyampaikan bahwa pemerintah tidak akan mentoleransi segala bentuk pungutan liar terutama berkaitan kepada pelayanan kepada masyarakat di semua kementerian. “Stop yang namanya pungutan liar terutama kepada yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat. Tangkap dan langsung pecat pegawai yang melakukan pungli,” kata Presiden Joko Widodo.

Hasil gambar untuk presiden sidak di kemenhub

Presiden juga menyampaikan pemerintah akan terus melakukan penertiban dan penangkapan kepada semua pihak pelaku pungli kepada masyarakat. “Sekali lagi saya tegaskan stop yang namanya pungutan liar dan saat ini sudah ada yang namanya operasi pemberantasan pungli,” tegas Presiden. Sementara Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berharap jajarannya segera menghentikan praktik KKN.  “Ini momentum introspeksi agar institusi ini benar-benar menjalankan tugas sebagai pelayan publik yang berintegritras,” katanya.  Menurut Budi, sejak dirinya dilantik, sudah menegaskan kepada jajarannya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada semua stakeholder dan tidak melakukan praktek pungli. Ia mengakui sejak sebulan menjabat dirinya mengakui mendapatkan berbagai laporan indikasi pungli di internal kementerian khususnya di bidang pelayanan perizinan.  (MR/Team).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.