Gerindra Medan Sampaikan Pesan Ke Sampurno Pohan, Isinya Tentang…
MetroRakyat.com | MEDAN —- Kepala Dinas TRTB Pemko Medan Ir Sampurno Pohan dinilai layak dicopot dari jabatannya. Bukan tanpa alasan ? Kepada MetroRakyat.com, Ketua DPC Gerindra Medan Bobby O.Zulkarnain menyampaikan bahwa kegagalan Sampurno terletak mengenai tata cara penataan papan reklame di Medan, dan semakin semrawut, Sabtu (24/9/2016). Bobby berharap untuk upaya penertiban seharusnya dilakukan secara matang, dan tidak terkesan seperti pencitraan saja seolah-olah Sampurno memang bekerja.

Masih kata Bobby, perizinan tentang bangunan megah bernama Centre Point juga dikritisi olehnya. Bobby menyayangkan sikap Pemko Medan yang masih mempertahankan Sampurno Pohan sebagai Kadis TRTB Medan. Bobby mengatakannya demikian dengan alasan bahwa beberapa waktu lalu Sampurno mengatakan dibeberapa media bahwa izin Centre Point sama sekali tidak ada. “Apa bangunan sebesar Centre Point tidak dapat dilihat berdiri megah ? Kok katanya izin tidak ada ? Ada apa ? Kenapa ketika sedang didirikan Sampurno tidak tanyakannya, apakah ada izinnya atau nggak?”. Politisi Gerindra ini secara tegas menyampaikan kepada Pemko Medan agar segera mengganti posisi Sampurno, karena dinilai gagal dalam menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai abdi negara. “Untuk apa dibuat peraturan kalau tidak ditegakkan, apa Sampurno memandang bahwa ada orang besar dibalik Centre Point ? Lebih baik mundur saja beliau, dan hanya orang tidak waraslah yang katakan bahwa Centre Point itu tidak memberikan sesuatu kepadanya, dan lantas Sampurno katakan dengan percaya diri bahwa izinnya tidak ada. Sementara rakyat yang hanya membangun pagar saja, petugas trantib sudah datang”, kata Bobby.
Hal lainnya Bobby melihat kekurangan TRTB Medan yakni penambahan bangunan lokal rumah sakit Imelda. TRTB mengatakan harus memiliki izin baru, namun nyatanya sikap yang tidak jelas diperlihatkan dinas pimpinan Sampurno ini. “Sekali lagi saya katakan, bahwa hanya orang tidak waras juga yang tidak bisa menyimpulkan hal ini, bahwa ada apa dibalik semua ini. Dan kepada Walikota Medan juga saya harapkan segera reshufle kabinetnya yang dianggap tidak bekerja, dan keberhasilan pimpinan di Medan ini terletak dari kinerja SKPD-nya”, tutup Bobby di Kantor DPC Gerindra Medan. (MR/Red).
