Warga Korban Kebakaran Belawan Berharap Rumah Mereka Dapat Segera Dibangun Kembali Melalui Bantuan Pemko Medan
MetroRakyat.com | BELAWAN – Pasca terjadinya kebakaran yang membumi hanguskan Rumah warga Lorong Supir Kelurahan Belawan 1 Gudang Arang Kecamatan Medan Belawan dekat lorong Pemancar Navigasi, Senin(22/08/2016), kini warga yang menjadi korban kebakaran dan pengunjung maupun aparat Pemerintahan setempat.

Informasi yang diterima MetroRakyat.com dari salah satu warga bernama Ilah Gendut yang juga korban kebakaran mengatakan, kebakaran terjadi akibat api kompor. ” Kejadiannya bang dari rumah itu, saya kurang tau penyebab kebakarannya tapi informasinya dari api kompor atau arus pendek listrik, kejadiannya kemarin Sabtu sekira pukul 18.00 WIB sore, habis semua bang, memang tidak ada korban,” Ujar Ilah sambil menunjuk tempat titik api berasal.
Masih diterangkan warga tersebut, ada seorang warga bernama pak Burhanuddin yang mendengar rumah anak nya yang terbakar, kemudian shok dan karena ada penyakit jantungnya lalu wafat. ” Kemarin ada juga Mobil pemadam kebakaran tapi karena Lokasi TKP terlalu jauh jadi Air pompa semburannya tidak nyampe bang,” Terang Ilah.
Warga korban kebakaran berharap Pemko Medan segera memberikan bantuan kepada mereka. ” Harapan kami disini(warga yang terkena musibah) memohon kepada pemerintah untuk mengasihani kami agar rumah kami berdiri kembali, anak kami masih banyak yang sekolah, kemana lagi kami mau berteduh” Ungkap Ilah Gendut dan kawan-kawan
Hamidi Lubis selaku Lurah Belawan I kecamatan Medan Belawan menjelaskan Rumah berjumlah 126 Unit, Kartu Keluarga berjumlah 155 KK, ada dalam satu rumah memiliki dua KK. ” Tidak ada korban jiwa dan yang meninggal itu karena ada sakit jantungnya.” Terang Lurah belawan 1 tersebut.
Ditambahkan Lurah itu lagi, terkait bantuan ada diberikan oleh pemko melalui penanggulangan bencana alam atau BPBD Kota Medan. Pihak badan penanggulangan bencana memang ada memberikan bantuan sarapan pagi, Makan Siang dan Makan Malam kepadada seluruh korban kebakatan termasuk juga bantuan berupa matras untuk tempat tidur. Untuk sementara para korban menumpang tidur dirumah keluarga mereka masing-masing,” Ucap Hamidi Lubis.(ARIEL
