Tim Bulu Tangkis Indonesia Masuki Perkampungan Atlet di Olimpiade
MetroRakyat.com I RIO DE JENAIRO — Tim bulu tangkis Indonesia telah memasuki perkampungan atlet di Rio de Jenairo, Brasil. Mereka bertolak ke Rio pada Ahad (7/8), setelah menyelesaikan karantina di Sao Paulo, Brasil. Para atlet bulu tangkis menjalani training camp di Sao Paulo sejak 27 lalu.
Sebelumnya, mereka juga telah menjalani karantina di Kudus, Jawa Tengah. Di Sao Paulo, para atlet melangsungkan persiapan sekaligus adaptasi dengan cuaca dan kondisi di Brasil.
Manajer tim bulutangkis di Olimpiade Rio de Jenairo 2016, Rexy Mainaky, mengatakan semua latihan di Sao Paulo berjalan dengan baik. Para pemain, menurutnya, juga sangat kompak. Selama di sana, para atlet menjalani latihan fisik serta memaksimalkan program fisik seperti recovery.
Hal itu ditujukan untuk menjaga kondisi dan stamina selama bertanding di olimpiade. Program latihan di Sao Paulo kurang lebih sama dengan di pelatnas. Hanya saja, di Sao Paulo latihan fisik hanya bersifat untuk menjaga kebugaran dan bukan lagi untuk meningkatkan fisik.
Selain latihan, para atlet juga mengikuti sesi analisa video permainan atlet dan lawan di pertandingan nanti. Dalam hal ini, para pemain juga mempertajam kemampuan teknik dan strategi permainan menghadapi calon-calon lawan di grup. Kini para atlet dalam kondisi baik dan siap untuk menjalani pertandingan di Rio.
“Setelah lebih dari sepekan di Sao Paulo, saya rasa para atlet sudah bisa menyesuaikan diri dengan kondisi di Rio,” kata Rexy di Sao Paulo, Brasil, seperti dikutip dari rilis PBSI yang diterima awak media, Senin (8/8). Cabang bulutangkis akan dipertandingkan pada 11-20 Agustus mendatang di Stadion Riocentro – Pavilion 4, Rio de Jenairo. (Rep/MR02).


