STAYREAL, Grup Band Asal Medan, Prestasi dan Inovatif.
STAYREAL Project atau disingkat (SRP) memiliki arti “ Tetaplah pada Kenyataannya” terbentuk Pada tgl 28 September 2014 yang diusung oleh sekelompok pemuda, dan sejak lama bersahabat dan tidak jauh dari hubungan keluarga.
MetroRakyat.com I MEDAN — Band ini asli anak Medan, dengan aliran genre POP ROCK. Tidak berbeda dengan band papan atas di Jakarta, kiprah band Stayreal ini sudah dikenal di kota Medan. Ricky Erikson salah satu personil Stayreal bercerita kepada MetroRakyat.com, Senin (18/7) mengatakan posisi yang digawangi pada band tersebut adalah Erwin Saputra (Vokal) , Ervo Citra (Gitar) , Rizky Adiputra (Bass), Ribka Anna (Keyborad), Patar Ebenezer (Drum) dan saya sendiri sebagai Guitaris, mencoba mengikuti Event Cadas Show 1 di PRSU MEDAN sebagai awal mula perjuangan band Stayreal. “Kami mencoba melatih mental kami untuk layak nggak tampil didepan umum”, ujar Ricky. Band asal Medan yang juga pernah mengisi acara Konser Salam 3 Jari Persatuan Indonesia dalam rangka menyambut kemenangan presiden terpilih Jokowi Jk tahun 2014 silam, bercita-cita menjadi grup band bernuansa inovatif, yakni membangun karakter pemuda agar menjauhi segala bentuk kenakalan remaja, dan khususnya Narkoba.

Setelah mengalami fase band pada umumnya bongkar pasang pemain , konflik internal dan masalah lainnya Ribka (Keybord) mengundurkan diri, kami melanjutkan perjalanan band ini dengan 5 personil juga mencoba mengasah mental dengan mengikuti 2 event yaitu Konser Salam 3 Jari (AMALIUM Foodcourd) ,dan Cadas Show 2 (RRI Medan).


Berlanjut semakin serius untuk mengembangkan hobi seni kami ,kami pun mengadakan konser mini Stayreal Project pertama dengan judul Music Moment Creative pada tanggal, 24 Januari 2015. Setelah mengikuti beberapa ajang event dan konser mini kami Styreal Project terpacu untuk mengikuti Event Festival Antar Band Kota Medan yaitu RMC Festival dan Piala Walikota.

Namun, kami belum beruntung dan hanya masuk sebagai finalis dan mendapat sertifikat,tidak lama kemudian pada bulan April 2015 personil kami Rizky Adiputra (Bass) memutuskan mengundurkan diri . Setelah itu kami pun vakum diiringi dengan keluarnya Drummer kami Patar Ebenezer ,dan tersisa 3 personil berperan besar dalam Band ini yaitu Erwin Saputra (Vokal) – Ricky Ericson (Guitar) – Ervo Citra (Guitar) kami bertiga pun mencari jalan keluar dari konflik yang kami lalui ini ,dengan cara melanjutkan band ini dengan hanya beranggotakan 3 personil saja tangkas Erwin sang vokalis’. Hingga kami pun menemukan 2 wajah baru yang akan mengisi tempat yang kosong di SRP yang bernama Medyanto (Keyboard) ,Ewin Romansius (Bass) ,kami berpikir masih ada tempat yang kosong yaitu di Drum ,kami pun mengambil solusi untuk kembali Mengajak mantan drummer kami Patar Ebenezer untuk bergabung dan membangun komitmen yang lebih serius lagi inilah ‘SRP’ yg memiliki perencanaan dan personil yang Nyata dengan susunan personil dari awal Oktober 2015 hingga saat ini. Erwin Saputra (Vokal) – Ricky Ericson (Gitar) – Ervo Citra (Gitar) – Medyanto (Keyboard) – Ewin Romansius (Bass) – Patar Ebenezer (Drum).
Dengan komitmen yang teguh kami pun mulai mencoba mengeluarkan single perdana kami yang bertajub ‘Cinta’ yang Berjudul “Kafilah Berlalu” di bulan Juni 2016 yang merupakan karya dari Ricky Ericson (Gitaris), pungkas Ricky yang juga seorang mahasiswa asal Universitas Sumatera Utara itu. (MR/Stayreal).

