Nasibnya Si Doni ini, Baru Keluar Udah Bakal Masuk Lagi
MetroRakyat.com I PEMATANG SIANTAR — Baru lima hari menghirup udara segar (Bebas-red) dari Lapas Pematangsiantar karena sebelumnya tersangkut kasus jambret, Doni Siregar (35) warga Kampung Bangsal, Jalan Tanah Jawa, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Barat, sudah bikin ulah lagi.
Dia balik lagi kedalam sel penjara setelah Kamis (2/6/2016) pukul 09.00 WIB, Doni diamankan sama warga karena ketangkap basah mencoba mencuri satu unit kereta Honda Blade warna merah hitam bernopol BK 2361 TAY yang diparkirkan dekat kantor PMI, Jalan Sutomo, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat.
Sewaktu diamankan warga, Doni masih sempat berbohong tidak mengaku mencuri kereta dari parkiran, padahal kereta sudah sempat didorong serta kunci kontak telah dijebol, Alhasil warga merasa geram sehingga sempat mendaratkan pukulan telak ditubuh Doni yang sudah tiga kali mendekam dalam sel penjara.
Tak berapa lama, warga menghubungi pihak kepolisian sehingga sejumlah petugas dengan menaiki mobil patroli datang kelokasi, belakangan kedua tangan Doni digari menggunakan borgol, kemudian dibawa ke Polres Siantar. Sementara korbannya Novi (32) warga Kampung Timuran, Kecamatan Jawa Maraja Bahjambi, Simalungun itu, membuat pengaduan resmi.
Disela buat pengaduan, korbannya Novi menerangkan, tadinya dia berangkat dari rumah dengan menaiki kereta berboncengan sama ibunya Sumiani (45). Ia bermaksud mau berobat terapi.
“Kami mau terapy dekat kantor PMI di Jalan Sutomo bang,” kata Novi.
Sesampainya dilokasi, kereta diparkirkan disamping ruko tempat ia biasa terapi. Setelah kereta diparkir dan stang kereta dikunci, ia bersama ibunya Sumiani melangkah masuk kedalam ruangan untuk terapi.
Disaat lagi berobat terapi, pelaku Doni datang kelokasi dengan menenteng tas sandang kecil seolah-olah seperti tukang parkir, langsung memanfaatkan situasi yang lagi sepi. Diam-diam Doni menyorong keretanya keluar dari parkiran serta merusak kunci kontak.
Namun aksi Doni belum beruntung. Ditengah lagi merusak kunci kontak yang diduga memakai kunci letter T yang dibawanya, aksi Doni malah dipergoki oleh petugas parkir,sehingga langsung diamankan.
“Pas kereta dicuri kami nggak tahu.Setelah warga ramai dan ribut-ribut dekat jalan, kami keluar, rupanya kereta kami dapati sudah ditangan pelaku, terus kubilang itu keretaku.”ucapnya lagi.
Walau sudah ketangkap basah, pelakunya Doni masih sempat berkelit tidak ada mencuri keretanya. Padahal keretanya sudah jelas-jelas berada ditangan pelaku, sehingga warga menjadi geram dan sempat memukuli pelaku Doni.
“Sempat nggak ngaku dia, makanya dipukuli sama warga.Untung tadi polisi cepat datang mengamankan pelaku.Tadi kami sama mamak hanya mau berobat terapi saja bang. Inilah kami mau buat pengaduan biar pelakunya ditahan.”sambung Novi mengakhiri.
Sementara pelaku Doni Siregar mengakui, baru lima hari bebas dari Lapas.Dia nekat mencuri kereta karena tidak mempunyai pekerjaan sejak dinyatakan bebas.
“Sudah tiga kali aku ditangkap dan terakhir kasus jambret.Aku nggak punya uang makanya nekat curi kereta.”ujar Doni seperti merasa tidak bersalah.
Kapolres Siantar AKBP Dodi Darjanto melalui Kasubbag Humas AKP Isril Noer, membenarkan pelaku ketangkap basah mencuri kereta.
“Pelaku masih diamankan dan kasusnya sedang dikembangkan seiring banyaknya laporan warga kehilangan kereta.Korban juga sedang dimintai keterangan.”tegas AKP Isril. (siantarnews).
