Aplikasi Baru Bernama “Apotik Antar” Kini Hadir Di Kota Medan
MetroRakyat.com | MEDAN – Kemajuan teknologi dibidang jasa Internet saat ini telah mewabah di seluruh wilayah di Indonesia. Tidak heran sampai saat ini saja jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 88 juta orang hingga sampai tahun 2014. Sesuai data yang didapat dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesi (APJII). Menurut APJII, dari 88 juta orang pengguna internet (dat tahun 2014) saja, tingkat penetrasi pengguna Internet sebesar 34,9 juta %. Berdasarkan jumlah populasinya, pengguna internet di Provinsi Sumatera Utara mencapai 3,5 juta jiwa dengan tingkat penetrasi sebesar 25%. Dan secara wilayah, data juga menunjukkan bahwa pulau Sumatera berada di peringkat kedua jumlah pengguna internet terbesar di Indonesia yakni mencapai 18,6 juta jiwa.
Dari 85% dari total pengguna internet di indonesia mengakses internet dengan menggunakan mobile phone atau telepon seluler. Hasil riset terbaru memprediksi bahwa sampai tahun 2020 jumlah konsumen yang membeli barang dan jasa dibanding kebutuhan pasar(consumer class) akan bertumbuh secara signifikan di indonesia.(Godjali, et al, 2014).
Data yang diperoleh dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, bahwa tiga komoditi yang dibeli secara online pada tahun 2015 masih didominasi oleh fashion dan aksesoris (37,6%) handpone, gadget dan aksesoris (12,2%), elektronik (7,9%). Sementara untuk pembelian alat kesehatan dan produk kesehatan saat ini diangka 4,7% semakin menanjak seiring meningkatkan kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang cepat, mudah, aman dan personal, termasuk untuk proses pembelian obat-obatan.
Tren kebutuhan tersebut membuat peluang untuk pembelian online untuk alat dan produk kesehatan kedepannya akan semakin meningkat.
Peluang ini dilihat prospek bagi M-Healt Tech sebagai salah satu perusahaan teknologi dibidang kesehatan dari Indonesia membuat terobosan baru dan membuat aplikasi berbasis digital bernama “Apotik Antar”. Aplikasi berbasis digital yang mengusung tagline cepat, aman, dan nyaman ini merupakan start up pertama di Indonesia yang fokus di bidang kesehatan.
Tjan Gito yang merupakan VP-Apotik Antar saat memberikan media briefing di Medan, Kamis(2/6/2016), menjelaskan, Apotik Antar sampai saat ini telah bekerjasama lebih dari 300 apotik di Jabodetabek. Sejak diluncurkan pada 11 januari 2016, Apotik Antar telah diunduh hampir mencapai 10.000 downloader(Android & iOS).
“Sambutan dari pelanggan Apotik Antar.com atas versi mobile ini cukup amtusias dan mengembirakan. Sejak diperkenalkan pada pertengahan Januari 2016 lalu di jakarta, total pengunduh sudah mendekati 10.000 downloader. Layanan ApotikAntar.com ini akan segera hadir di 9 kota besar yakni Bandung, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Palembang, Makassar, Medan, Balik Papan, dan Denpasar.” Ujar Gito.
Masih ditambahkannya, bahwa untuk di Kota Medan, Apotik Antar akan mampu melayani kebutuhan masyarakat Medan dalam layanan yang cepat, aman, mudah dan nyaman dengan sebuah aplikasi terhebat saat ini khususnya untuk obat-obat kesehatan.
” Sebagai perdana, di Medan, kami telah mendata sekitar 395 apotek yang ada di Kota Medan. Dan dalam rangka sosialisasi dan edukasi layanan “Aplikasi Antar”, pihak Apotik Antar akan memberikan pelatihan yang dilengkapi dengan pemberian alat pendukung (gadget) secara gratis bagi para peserta dari setiap Apotek yang telah memenuhi syarat. Seperti Surat izin Apotek (SIA) dan Surat Izin Praktik Apoteker (SIPA).
Apotik Antar akan mengajak apotek-apotek di wilayah setempat untuk turut serta dalam acara Apotek Gathering yang dilaksanakan pada 2 Juni 2016 di Hotel Grand Serela, Medan. Kami menargetkan sekira 80% hingga 90% yakni 316 hingga 355 apotek yang ada di Medan akan bekerjasama menjadi mitra Apotik Antar untuk melayani kebutuhan obat masyarakat Kota Medan.” Pungkas Tjan Gito.
Selanjutnya, Gito menjelaskan Apotik Antar akan memberikan kode voucher COBAAPOTIKANTAR untuk mendapatkan potongan langsung Rp.100 ribu bagi pelanggan dengan minimun transaksi Rp.300 ribu agarnasyarakat dapat merasakan langsung transaksi secara berulang.
” Harapan Kita, Apotik Antar dapat menggandeng ribuan Apoteker diseluruh Indonesia sampai dengan Juni 2016.” Tutup Tjan Gito.(red)
