Berti Tumangger, SPd, MSi : Generasi Muda Harus Bercita-cita Meraih Prestasi
METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Peran serta pelajar dan generasi muda sangat dibutuhkan dalam membangun Kabupaten Samosir umunya Sumatera Utara (Sumut) menjadi daerah tujuan wisata dunia. Untuk menjadi daerah yang Maju, Aman, Sejahtera dan Bertaqwa pada Tuhan kuncinya adalah para pelajar dan geberasi muda. Karena itu, generasi muda harus bercita-cita membangun daerah ini menuju destinasi wisata dunia.
Hal itu disampaikan Berti Tumangger SPd, MSi selaku Kepala SMA Negeri 1 (SMANSA) Simanindo, Kab Samosir di acara pengukuhan Siswa baru Tahun Ajaran (TA) 2019 – 2020 melalui selulernya kepada metrorakyat.com, Selasa (6/8). “Belajar dengan sungguh-sungguh, makmurkan daerah ini, kami butuh kecerdasan kalian,” ujarnya dihadapan ratusan siswa SMANSA Simanindo.
Dimana Kab Samosir yang merupakan daerah wisata tentu membutuhkan siswa yang cerdas trampil, jujur dan ber taqwa pada Tuhan. Kami yakin kepada siswa baru akan mampu membangun daerah.
Raih lah cita – cita melalui kegitan proses belajar mengajar di sekolah maupun di rumah. Mulai lah disiplin diri taat aturan terutama di sekolah dan melakukan kelompok diskusi belajar, tukas Berti.
Lanjut Berti Tumangger mengatakan, punya cita-cita itu bagus, untuk menambah motivasi dalam belajar. Tapi hal itu tidak cukup untuk menjadi sukses. Harus ada usaha dan kerja keras untuk mewujudkan cita-cita itu dan tidak berdiam diri.
“Jangan hanya memiliki cita-cita, harus ada usaha. Jangan tidur-tidur saja kalau ingin cita citanya tercapai,” katanya.
Berti Tumangger pun menceritakan, bahwa dirinya adalah anak seorang petani yang tinggal di desa. “Orang tua adalah petani, akan tetapi hidup ini meruoakan perjuangan berat bagi. Namyn demikian saya tetap bekerja keras untuk itu,” katanya.
Kepada para guru SMANSA Simanindo yang hadir, Berti berpesan agar tidak mengajar dengan komunikasi satu arah. Tetapi harus dilakukan dengan komunikasi dua arah. Sehingga siswa lebih mudah memahami pelajaran yang disampaikan. “Murid tidak harus menghafal, murid harus mengerti, bukan menghafal,” tegasnya.
Guru juga tidak harus memarahi para siswa jika tidak mengerti pelajaran yang disampaikan. Menurut Berti, guru lah yang harus bersabar serta terus mengajari siswanya dengan sungguh-sungguh sampai mengerti.
Orangtua juga diharuskan tidak hanya sekadar melepas anak-anaknya bersekolah. Anak harus dipantau dan benar-benar dibimbing. “Mengajar harus ada rasa kasih sayang, bukan hanya ilmu, budi pekerti juga harus dijadikan landasan untuk memajukan pendidikan kepada siswa”.
Pada kesempatan tersebut, Berti menerima pelepasan siswa yang dilakukan salah seorang wali siswa baru. Penyerahan siswa baru ini sebagai pertanda begitu besar perhatian orangtua melepaskan anaknya untuk didik agar lebih baik dan taat akan peraturan di sekolah.
Sementara mewakili orangtua siswa marga Ambarita, merasa bersyukur anaknya diterima di SMANSA Simanindo Dan kami yakin anak – anak akan mampu mengikuti segala aturan yang ada di sekolah ini. Di samoing itu juga kami selaku orangtua siswa menyerahkan sepenuhnya anak – anak kami untuk di berikan pendidikan agar cita – cita mereka tercapai, ucapnya mengakhiri. (MR/JB Rumapea)
