Warga Tak Terima Akses Jalan Pustu Atualuo Di Tutup, Begini Kata Kapus
METRORAKYAT.COM, KABUPATEN NIAS – Penutupan akses jalan menuju puskesmas pembantu diwilayah Desa Atualuao, Kecamatan Ma’u, Kabupaten Nias menuai kemarahan warga.
Kami masyarakat setempat dan Desa tetangga tidak terima akses jalan pustu atualuo di tutup oleh oknum, jika hal ini terus dilakukan dan tidak ada tindakan dari pihak dinas atau pemerintahan terkait maka, kami masyarakat akan membongkar sendiri dengan paksa, Hal ini di ungkapkan Arozatulo Gulo Rabu, (7/8/2019).
Ditambahkannya, hal ini sangat tidak masuk di akal dimana pengakuan daripada pemilik lahan inisial SG belum memberikan hibah kepada dinas Kesehatan untuk jalan menuju pustu tersebut sementara, dari fotocopy surat hibah yang telah kita lihat pertapakan puskesmas pembantu tersebut berbatas jalan umum menuju desa Ehosakhozi.
“Tanah itu telah dihibahkan sesuai surat hibah oleh Faonambowo Gulo (Alm) kepada Dr. T.B Ambarita yang di saksikan oleh SG diketahui oleh Camat Maimun Zebua, BA, pada tahun 1993,” ujar Arozatulo sembari memperlihatkan Fotocopy hibah.
Mereka berharap agar persoalan ini tidak menjadi penghalang masyarakat untuk mendapatkan pengobatan medis.
Sementara, Kepala Pustu Atualuo Yamo Larosa kepada wartawan ketika di konfirmasi melalui seluler mengatakan, untuk saat ini kita melakukan pelayanan medis di rumah kepala Desa Atualuo sebab, gedung Rumah sakit pembantu di akan di bangun.
Ditanya tentang penutup akses jalan, Kepala pustu mengatakan, yang di pagar dengan bambu adalah miliknya sendiri, dan tidak ada dalam hibah.
Walaupun demikian, Ia telah melaporkan ke puskesmas di kecamatan Ma’u dan pihak puskesmas telah meneruskan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Nias, menunggu bagaimana tindaklanjut daripada Dinas,
“Saya sebagai Kepala Pustu Atualuo tidak bisa melakukan interfensi sebab, Lahan yang telah di pagar itu milik pribadi,” ujar Yamo.
(MR/d1-red)
