Layanan Bank Mandiri Kembali Normal

Layanan Bank Mandiri Kembali Normal
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Layanan Bank Mandiri sempat mengalami kendala Sabtu (20/7) pagi error rekeningnya, sehingga nasabah yang membutuhkan pengambilan uang melalui ATM sempat panik. Namun kini Sabtu (20/7) sore sudah normal kembali seperti biasa.

Humas Bank Mandiri Sumatera I Regional 1 Medan, Hendrik Tampubolon, Sabtu (20/7) petang meneruskan siaran pers Bank Mandiri Pusat.

Dalam keterangan pers yang di terima metrorakyat.com, di katakan pasca proses normalisasi saldo rekening nasabah, Bank Mandiri memastikan seluruh layanan kembali beroperasi normal. Layanan tersebut meliputi mandiri online, internet banking, sms banking, ATM dan EDC.

Sementara Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas menambahkan, nasabah dapat bertransaksi normal dengan seluruh alat pembayaran Mandiri. “Sekali lagi mohon maaf atas ketidak nyamanan layanan yang sempat membuat nasabah risau, namun saat ini layanan sudah pulih dan kami senantiasa memastikan keamanan rekening nasabah.” tegas Rohan.

Bank Mandiri selalu mengutamakan kenyamanan dan keamanan bertransaksi. Terima kasih kepada nasabah yang telah memberikan kepercayaan dalam menggunakan layanan Bank Mandiri.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:mandiri call 14000, +62-21-52997777
Fax: +62-21-52997735Email: mandiricare@bankmandiri.co.id.

Seperti diketahui pada Sabtu (20/7), rekening nasabah Bank Mandiri mengalami perubahan sehingga membuat nasabahnya
terkejut dan bingung ketika melihat saldonya tiba-tiba berkurang drastis, tatkala ingin mengambil uangnya di ATM.

Salah seorang nasabah, Suwandi warga Jalan Sm Raja Medan, kepada wartawan mengaku ia mau mengambil uang di ATM Bank Mandiri yang ada di Indomaret Jalan Sm Raja, Sabtu (20/7) sekira pukul 10.00 WIB. Namun di ATM tertulis “uang anda tidak mencukupi”.

“Saya terkejut karena dana di Bank Mandiri masih banyak. Saya ulang lagi, jawaban serupa di mesin ATM,” kata Suwandi yang sehari-hari berprofesi sebagai wiswasta.

Kemudian, ia pun mengecek saldonya, dan uangnya Rp 3.7 juta hilang. Akhirnya, ia tak bisa mengambil uang lagi di ATM karena jawaban serupa tetap muncul dan uang tidak keluar.

“Saya coba melihat aplikasi onlinenya pun susah terbuka. Senin lah nanti saya lapor, kalau rejeki itu gak kemana,” ungkap Suwandi dengan rasa kecewa.

Namun ketika diberitahu perubahan saldo rekening memang lagi ada maintenance, Suwandi mengatakan seharusnya Bank Mandiri memberitahu ke nasabahnya.

Diketahui perpindahan proses dari core system ke back up system yang rutin dilaksanakan di akhir hari oleh Bank Mandiri.
Namun pada kali ini, terjadi error pada data saldo 10 persen nasabah Bank Mandiri.Namun bank BUMN itu menjamin saldo nasabahnya.(mr/JB Rumapea)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.