Takut Diganti Kasek, Bupati Sergai “Wanti-Wanti” Wabup

Bagikan

METRORAKYAT.COM, SERGAI – Bupati Sergai Ir. H. Soekirman akan menunaikan ibadah haji selama 40 hari ke tanah suci. Beliau akan berangkat pada tanggal 17 Juli 2019 bersama ratusan calon jamaah haji asal Sergai tergabung dalam kliter 7 termasuk nantinya calon jamaah haji dari Nias.

Nah, tugas yang sehari -hari selama ini dikerjakan oleh Bupati Sergai akan dilaksanakan oleh Wakil Bupati Sergai Darma Wijaya. Namun, Soekirman sepertinya “mewanti-wanti” Wakil Bupati Sergai yang akan melaksanakan tugas harian Bupati agar tidak melakulan pergantian terhadap para kepala sekolah, sedangkan untuk pejabat eselon II dan III seolah tidak ada pesan khusus.

Hal ini dikutip dari sambutan Bupati Sergai Ir. H. Soekirman saat acara tepung tawar calon jamaah haji Sergai 190 orang, Kamis (26/6/2019) kemarin, berlangsung di Halaman Kantor Bupati Sergai.

Ketua FKI 1 M. Nur menilai sambutan Bupati Sergai tersebut tidak wajar dan kurang etis diungkapkan didepan khalayak ramai. Padahal keduanya masih kompak, kenapa bicara hal itu harus didepan umum, ratusan jamaah haji yang mendengar dan masyarakat tentunya penuh tanda tanya, ada apa dengan Dinas Pendidikan dan Bupati Sergai sehingga harus diwanti-wanti agar kepala sekolah tidak boleh diganti. Ungkap M. Nur dengan nada tanda tanya,Sabtu (29/6/2019).

Selain itu, kita juga heran terkait kabar setiap pelantikan kepala sekolah Wabup Sergai tidak pernah diberitahu bahkan dilaksanakan ketika beliau tidak berada di Sergai.

“Kita berharap tidak dusta diantara Bupati dan Wakil Bupati Sergai terkait pergantian kepala sekolah maupun yang lainnya. Janganlah seperti buah durian, aroma diluar harum, eh ketika dibuka banyak busuknya. Mewujudkan prestasi dan menjalankan roda pemerintahan tidaklah bisa hanya dilakukan oleh seorang Bupati tanpa dibantu Wakil Bupati dan Sekretaris daerah. “kata M. Nur.

Bupati Sergai Ir. H. Soekirman yang di konfirmasi via Whats App terkait isu pergantian Kepala sekolah tanpa ada pemberitahuan dengan Wakil Bupati Sergai dan kordinasi langsung membantah isu tersebut, itu tidak benar.

Semua hal – hal mutasi sesuai kepangkatan di bahas berjenjang, dahulu namanya Baperjakat, sekarang tim anjab atau tim kinerja di BKD (Badan Kepegawaian Daerah), kalau yang sudah tinggi di konsultasikan di KASN,”jelas Bupati.(MR/red)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.