Buat Film Berjudul “Terimakasih Santa Lusia”, Anjela Boru Nababan Bikin Bangga Masyarakat Siborongborong

Buat Film Berjudul “Terimakasih Santa Lusia”, Anjela Boru Nababan Bikin Bangga Masyarakat Siborongborong
Bagikan

METRORAKYAT.COM, TAPUT– Anjela Boru Nababan fotografer dan sutradara handal pantas diapresiasi dan sangat layak dibanggakan masyarakat Tapanuli Utara karena Anjela Boru Nababan ini mampu menciptakan filim dengan alat seadanya dan filimnya layak dikatakan berkualitas .

Tidak asing lagi bila kita bahas Anjela boru Nababan yang memiliki kebolehan di bidang Fotografer dan Sutradara handal asal Tapanuli Utara tersebut sejak umur lima tahun sudah biasa bermain dengan kamera.

Filim terimakasih Santa Lusia telah tayang dan filim tersebut diciptakan oleh Anjela. Boru Nababan yang lahir di Desa Sitabotabo 26 Juni 2001 Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara tersebut.

Anak dari Ibu : Septi Tampubolon Ayah : Hara Menak Nababan ini mampu menunjukkan kebolehannya dengan menciptakan berbagai filim dan penonton hasil ciptaan Anjela pun sangatlah banyak.

Kepada Metro Rakyat Anjela Boru Nababan Senin 17 Juni 2019 di Desa Sitabotabo, Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara mengatakan mudah-mudahan film yang ia ciptakan itu mampu menjadi pelajaran bagi Generasi Muda Tapanuli Utara agar generasi Muda lebih sukses.

“Kurang dari 1 bulan saya ciptakan Film Terimakasih Santa Lusia tersebut. Film ini saya buat sebagai bentuk rasa terimakasih saya untuk santa lusia, suster Katarina, dan juga pada para guru-guru saya yang telah mengajarkan saya banyak hal,” kata Anjela.

Anjela juga mengucapkan terimakasih untuk adiknya, Advent One Sarah Marpaung karena telah mengisi narasi dalam film yang dibuatnya.

“Terimakasih juga untuk Ruth Tiara Sinaga, Grace Naomi, dan Maya Olive Siahaan karna telah ikut memerankan film narasi ini. Teruntuk Suster, saya mengucapkan banyak terimakasih dan saya berdoa agar Suster di berkati oleh Tuhan dan diberikan yang terbaik untuk Suster. Terimakasih untuk 9 tahun pengabdian Suster untuk santa lusia,” ucapnya.

Di jelaskan, Film tersebut di buat dengan waktu yang begitu singkat bersama mereka sebelum keberangkatan Anjela untuk melanjutkan impian dan cita-cita nya diluar sana.

“Saya mohon maaf apabila ada tutur kata, narasi, editing yang masih kurang memuaskan untuk kalian apresiasi. Terimakasih juga buat yang telah memberikan apresiasi yang luar biasa dalam film ini,” kata Anjela.

Terkait hal itu Masyarakat Marga Nababan di Siborongborong mengaku bangga.

“Jelas saya sebagai marga Nababan merasa bangga karena Anjela Boru Nababan di usia yang tergolong muda sudah mampu mencipttakan filim,” kata Martua Nababan.

Martua Nababan (50) Warga Desa Sitabotabo mengaku bangga dengan Anjela Boru Nababan karena Anjela mampu menciptakan filim terimakasih Santa Lusia semoga prestasi Anjela lebih meningkat lagi agar mampu menjadi contoh bagi generasi Muda Tapanuli Utara.

Semoga keturan marga Nababan lebih sukses lagi. Harap seluruh warga Siborongborong. (MR/MARUDUT NABABAN)

PHOTO: Anjela Boru Nababan Fotografer dan Sutradara handal asal Tapanuli Utara.(METRO RAKYAT MARUDUT NABABAN)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.