Rumbia di Aceh Barat Sudah 14 Tahun Tidak Berbuah
METRORAKYAT.COM, MEULABOH – Dulunya kabupaten Aceh Barat, dikenal yang menghasilkan buah rumbia, sebutan khas salak Aceh, menjadi oleh oleh, bagi orang luar daerah kabupaten Aceh Barat, seperti Banda Aceh Medan, kalau ke Aceh Barat, tentunya akan membawa pulang buah rumbia sebagai oleh oleh. Demikian menurut pengamat beberapa tokoh di Meulaboh menuturkan pada METRORAKYAT.COM, Kamis (23/5/19) waktu setempat.
Gadeng salah seorang penjual.dagang rumbia asin digampong cot pluh kecamatan Samatiga kabupaten Aceh Barat, pada METRORAKYAT (23/5/2019), juga mengatakan rumbia sekarang memang tidak berbuah lagi, hanya batangnya di potong untuk sagu dan bisa diolah jadi makanan tambahan dan bisa juga dijual untuk makanan itik dan ayam.
“Harga satu potong per meter mencapai Rp 25000 hingga bagi pemilik kebun rumbia dapat penghasilan di potong batang Sagu,” sebutnya.
Sementara di Gampong Ujongnga kecamatan Samatiga, juga di kenal memproduksi daun atap rumbia yang dikerjakan sejumlah kaum.ibu tiap.hari.bisa siap.dijahit 10 sampai 20/,lembar daun atap.dengan harga dijual.Rp 5000 per gagang daun atap.rumbia,hingga dapat meringankan kebutahan sehari hari.(MR muhibbul jamil)


