Kapoldasu : Jika Terbukti Ada kelalaian, Siapapun Dia, Tetap Akan kami Proses
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Kapolda Sumut yang didampingi Kapolrestabes Medan , Direktur kriminal umum, Kabid Humas, Dirintel, kasat Reskrim Polrestabes Medan serta Kapolsek Medan Baru mengatakan bahwa hari ini kita lakukan pengecekan ulang di TKP, seperti yang kita ketahui bersama ada 2 orang korban meninggal dan beberapa orang lainya luka -luka, sudah dari tadi malam kita lakukan olah TKP dari hasil olah TKP tidak di temukan ada kaitannya dengan bahan peledak.

Berdasarkan hasil intrograsi dari para saksi menyebutkan bahwa sejak pagi mereka sudah mencium aroma gas di lokasi oleh karena itu kami melakukan penyelidikan bersama-sama dengan pihak PGN dan bekerja sama dengan Basarnas kota Medan agar kita ketahui sumber dan penyebab ledakan, apakah dari tabung gas atau dari gas negara. Jadi korban ini menggunakan dua sumber gas yaitu LPG tabung dan gas negara .
” Jadi dugaan sementara penyebab ledakan ini adalah dari tabung gas atau gas negara ,” ucap Kapolda.
Ketika ditanyakan apakah ada indikasi kelalaian dari pihak PGN mengingat masyarakat sekitar sudah sejak dari pagi mencium aroma gas yang menyengat hidung, Kapolda menjawab.
” Kita sudah ingatkan pihak PGN untuk segera dilakukan pengecekan jangan sampai ada korban lagi, karena masyarakat sekitar cukup padat, jadi saya minta pihak PGN melakukan pengecekan di instalasinya dan untuk kejadian ini siapapun dia bila terbukti lalai yang menyebakan adanya korban jiwa dari kejadian ini tetap akan kami proses dan kami minta agar pihak PGN mematikan aliran gas yang ada di TKP, ” ucap Irjen Pol Agus Andrianto mengakhiri.
Terkait hal ini pihak perusahaan gas negara melalui pers release yang mereka sampaikan membantah bahwa penyebab kejadian ini adalah kelalaian mereka. Dalam release tersebut pihak Perusahaan gas negara ( PGN ) memastikan ledakan yang terjadi di jalan kruwing Medan Bukan berasal dari jaringan gas bumi milik PGN.
Sesaat setelah ledakan PGN telah menurunkan tim penanggulangan gangguan ( TPG ) ke lokasi ledakan. Tim TPG dapat memastikan tidak aset PGN yang terdampak dari kebakaran tersebut.
” Semuanya telah di periksa, tidak ada kebocoran dan kerudakan,”ujar sekertaris PGN, Rachmat Hutama.
Namun demikian penyelidikan masih terus di lanjutkan bersama kepolisian.
” Namun demikian sesuai SOP kami akan menutup sementara aliran gas pipa,” pungkas Racmat.
Seperti di beritakan sebelumnya bahwa telah terjadi ledakan dan kebakaran di jalan Kruwing tepat di depan toko roti bolu Meranti yang mengakibat kan 2 orang anak berumur dua tahun dan 10 tahun dan mengakibatkan beberapa orang luka dan terpaksa dirawat isentive di rumah sakit. (MR/Suriyanto)

