Jemput Aspirasi Warga Helvetia, Dame Duma Bikin Reses III di Jalan Setia Budi

Jemput Aspirasi Warga Helvetia, Dame Duma Bikin Reses III di Jalan Setia Budi
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Dame Duma Sari Hutagalung, salah satu Politisi Wanita yang saat ini duduk di DPRD Kota Medan, ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa dirinya selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra daerah pemilihan satu (1) serius membantu masyarakat yang sangat membutuhkan perbaikan pembangunan infrastruktur dan kesehatan dilingkungan masing-masing.

Hal ini terbukti saat seorang pria bernama Agus M.Simanjuntak warga Jalan Penampungan 2 Gang Napit, Kelurahan Helvetia Timur Kecamatan Medan Helvetia. Mewakili warga Gang Napit, Agus mengucapkan terimakasih kepada Dame Duma Sari Hutagalung, SE selaku anggota DPRD Kota Medan, atas perhatian dan bantuan yang diberikan, sehingga Gg.Napit saat ini sudah dipasang tiang PLN sehingga rumah-rumah sudah bisa dimasukkan listrik.

” Kami berterimakasih kepada Ibu Dame Duma Hutagalung, selaku wakil rakyat dari daerah kami ini yang telah membantu sehingga di tempat kami sudah ada dipasang tiang listrik, sehingga seluruh rumah disana sudah dapat dialiri listrik. Cuma setelah itu, kami berharap, penerangan jalan segera dibuatkan, karena belum ada lampu jalan di pasang di tiang tersebut,” ujar marga Simanjuntak itu saat sesi tanya jawab pada pelaksanaan reses III anggota DPRD Kota Medan, dari Partai Gerindra Kota Medan daerah pemilihan Satu meliputi Kecamatan Medan Helvetia, Medan Barat, Medan Petisah dan Medan Baru, Senin, (10/12/18) di Lapangan Volley Jalan Setia Budi, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia.

Selain itu, warga lainnya, bernama Rahman Yusuf Munthe, yang tinggal di Jalan Eka Prasetya Gang Darma berharap Duma Dame juga membantu permasalahan yang ada di lingkungan tempat tinggalnya yakni masalah banjir dan sampah. Masalah ini lanjut Rahman terjadi akibat pendangkalan drainase dan parit sehingga jika hujan akan terus banjir, sementara itu, sampah-sampah juga sangat banyak yang masih terlihat berserakan diakibatkan minimnya lokasi tempat pembuangan sampah sementara di daerah tersebut.

” Kami ingin dilakukan segera pengorekan parit yang sudah dangkal, dan ada TPS untuk dapat menampung sampah masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Ngadiem, warga Jalan Setiabudi, berharap pemko Medan segera memasangkan lampu penerangan jalan umum (PJU) di daerah mereka, sebab, sepanjang Jalan Setiabudi jika malam hari sangat gelap karena tidak ada lampu penerangan jalannya.

” Kami bermohon kepada Ibu Wakil Rakyat, Duma Dame agar membantu aspirasi kami ini kepada dinas terkait, agar segera dipasangangkan PJU di sepanjang Jalan Setiabudi,” terangnya.

Mendapat pertanyaan dan permohonan warga Kecamatan Medan Helvetia, Dame Duma Sari Hutagalung terlebih dahulu mengucapkan terimakasih kepada seluruh warga yang hadir, sebab, melalui reses-III yang dilakukannya pada akhir tahun 2018, semoga akan dapat dibawa ke paripurna untuk dimasukkan pada APBD tahun 2019 yang akan datang.

” Inilah pentingnya reses ini dilakukan oleh seluruh anggota DPRD Kota Medan, termasuk saya, sebab, disinilah kami selaku dewan, dapat mendengar keluhan serta unek-unek masyarakat untuk dapat ditampung dan berharap aspirasi masyarakat semua satu persatu dapat direalisasikan oleh pemerintah kota Medan meskipun tidak sekaligus, namun ada pembangunan yang dirasakan oleh masyarakat atas pelaksanaan reses yang kami lakukan,”ujar anggota Komisi C DPRD Kota Medan ini.

Pada kesempatan itu, Duma juga berpesan kepada masyarakat Kecamatan Medan Helvetia khususnya di Kelurahan Helvetia Timur agar bersabar, sebab, sebagai anggota Dewan dari Dapil 1, satupersatu apa yang menjadi keluhan masyarakat akan diprioritaskan dalam program kerjanya apalagi jika dapat duduk kembali di periode berikutnya.

“ Dalam reses kali ini, saya ada membawa perwakilan SKPD Pemko Medan yang nantinya dapat langsung menjawab dan mendengar langsung apa yang menjadi keluhan saudara-saudari sekalian, mudah-mudahan reses kali ini dapat membawa manfaat bagi kita semua,”terang Duma yang saat ini kembali maju menjadi Caleg Partai Gerindra DPRD Kota Medan dengan No.urut 2 daerah pemilihan 1 Medan.

Jhony Tarigan, dari Dinas Pertamanan Kota Medan, menanggapi aspirasi dari Ngadiem untuk penerangan lampu jalan di sekitar jalan Setiabudi mengatakan setelah mendengar keluhan warga, dia akan memerintahkan timnya untuk segera melakukan pengecekan dan pemasangan LPJU di wilayah tersebut. Jhony juga mengingatkan kepada warga agar tetap menjaga lampu jalan dari perbuatan orang-orang tidak bertanggungjawab yang melakukan pengrusakan lampu dan lain sebagainya.

“Kita memang tetap akan melakukan perbaikan disana-sini terkait lampu-lampu jalan dan taman, namun kendalanya adalah terbatasnya fasilitas mobil tangga milik dinas Pertamanan yang masih ada 7 unit, kita berharap ini akan bertambah sehingga dapat melayani 21 kecamatan di Kota Medan,” ujar Jhony.

Untuk perbaikan parit dan penanggulangan sampah di Jalan Eka Prasetya, Ardiansyah Siregar dari Dinas PU Kota Medan menjelaskan, timnya akan melakukan pengecekan kelokasi untuk melihat kondisi parit yang dikeluhkan warga, selanjutnya, akan dilaporkan ke Dinas untuk dilakukan pengerjaan pengorekan.

“ Mohon kepada warga Jalan Eka Prasetya, untuk menunjukkan kepada kami lokasi parit yang dikeluhkan tersebut, agar segera dapat kami laporkan dan kerjakan,” ungkap Ardiansyah.

Untuk permasalahan pelayanan kesehatan terutama peserta BPJS Kesehatan, masyarakat di Jalan Setiabudi ternyata masih banyak mengeluh terkait layanan rumah sakit ketika pasien BPJS Kesehatan berobat menggunakan kartu tersebut. Sehingga masyarakat berkali-kali meminta kepada perwakilan BPJS Kesehatan yang hadir untuk memberi solusi bagi mereka terutama warga miskin ketika berobat menggunakan kartu BPJS Kesehatan.

Seperti yang diungkapkan oleh Fitra Siahaan, dimana di ketahuinya, ada masyarakat miskin yang belum mendapat BPJS Kesehatan yang merupakan program pemerintah, namun ada warga yang kaya menerima kartu BPJS Kesehatan dari Pemerintah, selain itu, ketika berobat, pihak rumah sakit seakan membeda-bedakan pelayanan pasien pemakai kartu BPJS Kesehatan pemerintah dengan pasien umum.

Pihak dari BPJS Kesehatan yang hadir, M.Budi SR menjelaskan, pelayanan BPJS Kesehatan tidak ada yang membeda-bedakan, sebab semua dilakukan sesuai prosedur BPJS yang berlaku secara nasional. Namun dia tidak memungkiri ada oknum-oknum rumah sakit yang menyalahgunakan kewenangannya, untuk itu, masyarakat pengguna kartu BPJS Kesehatan agar menghubungi petugas BPJS Kesehatan jika ada mendapat pelayanan yang kurang baik atau dipersulit oleh pihak rumah sakit, sehingga pihak BPJS Kesehatan dapat mengeveluasi kembali pelayanan BPJS di rumah sakit tersebut.

“ Saat ini BPJS Kesehatan sudah mempermudah masyarakat dengan layanan digital seperti JKN Mobile, atau mengunjungi website kami di www.bpjs-kesehatan.go.id, jadi semua tidak harus menyalahkan kami selaku pihak BPJS Kesehatan ketika masyarakat menemukan masalah terkait pelayanan BPJS. Selanjutnya, pada JKN Mobile, pengguna BPJS Kesehatan bisa menukar faskes rumah sakit termasuk komplain 24 jam di care center 1500 400,” terang Budi.

Pelantikan 6 Kelurahan Ranting Partai Gerindra Kec.Medan Helvetia

Usai melaksanakan kegiatan reses 3, Dame Duma didampingi pengurus Partai Gerindra se-Kecamatan Medan Helvetia bersama Ketua PAC Partai Gerindra Kec.Medan Helvetia, Imelda Hutagalung dan Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan, Bobby melantik 6 ketua kelurahan dan ranting pengurus partai Gerindra Kec.Medan Helvetia, sekaligus memberikan SK yang menandakan 6 ranting yang dilantik sudah siap memenangkan partai Gerindra di Kec.Medan Helvetia, selain itu, Ketua DPC Partai Gerindra berpesan agar pengurus yang sudah dilantik dapat menjalankan program partai Gerindra dan menjaga nama baik partai Gerindra ditengah-tengah masyarakat, khususnya di Kec.Mefan Helvetia. (MR10/Siti)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.