2500 Sambungan Air PDAM Mualnatio Terancam Diputus

2500 Sambungan Air PDAM Mualnatio Terancam Diputus
Bagikan

METRORAKYAT.COM, TAPUT- Lamtagon Manalu Direktur utama Perusahaan Daerah Air Minum Mual Natio Tapanuli Utara,  mengatakan, saat ini ada  2.500 sambungan air pelanggan terancam diputus sebagai sanksi atas tunggakan pembayaran rekening selama 6 bulan hingga 1 tahun, serta sejumlah kasus pencurian air.

” Ada 2.500 sambungan air pelanggan terancam diputus. Meski, sebelumnya imbauan telah disampaikan terkait persoalan tunggakan rekening dan lainnya, namun hal tersebut tidak kunjung diindahkan,” terang Lamtagon Minggu (11/11)

Dikatakan, tindakan pemutusan sambungan merupakan langkah yang terpaksa ditempuh setelah imbauan dan peringatan yang disampaikan tidak diindahkan oknum pelanggan.

“Yang paling mengejutkan ada juga pelanggan yang diduga dengan sengaja merusak dan menciptakan sambungan baru tanpa melalui meteran air agar air yang mengalir dapat disalurkan untuk mengairi kolam ikan,” jelasnya.

Menurut penuturan Lamtagon, dari total 2.500 sambungan yang terancam diputus, 1.500 diantaranya merupakan pelanggan yang mengalami ketidaklancaran distribusi air dan menjadikannya sebagai dalih penunggakan rekening selama 6 bulan hingga 1 tahun.

Sementara, 1.000 sambungan lainnya merupakan pelanggan yang setiap harinya mendapatkan pasokan distribusi air bersih secara lancar, namun tetap melakukan penunggakan pembayaran rekening air.

“Para pelanggan yang sambungannya terancam diputus paling banyak tersebar di wilayah Kecamatan Tarutung, Siatasbarita, Sipoholon, dan Sipahutar,” sebut Lamtagon.(MR/PG)

 

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.