REAKTUALISASI SUMPAH PEMUDA DI TAHUN POLITIK

Bagikan

Ditulis oleh : Tomson Hutasoit

METRORAKYAT.COM – Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 salah satu tonggak sejarah perjalanan bangsa Indonesia tak bisa dilupakan dan diabaikan seluruh anak bangsa walau alasan apapun, termasuk kontestasi politik pemilihan umum kepala daerah, pemilihan presiden, pemilihan legislatif di negeri ini.

Ikrar satu Nusa, satu Bangsa, menjunjung satu Bahasa yaitu INDONESIA adalah komitmen kebangsaan keindonesiaan dilandasi kesadaran paripurna pemuda-pemudi bumi Nusantara membangsa dan menegara menuju Indonesia merdeka berdaulat diatas jagat raya.

Hari Ulang Tahun (HUT) Sumpah Pemuda ke 90 pada 28 Oktober 2018 menjadi amat sangat strategis direaktualisasi seiring tahun politik kontestasi suksesi pemimpin nasional Pilpres, Pileg 2019 yang kerap menimbulkan situasi politik kurang kondusif, bahkan menimbulkan gesekan, benturan kepentingan kepentingan politik parsial.

Pemuda-Pemuda bumi Nusantara dengan jiwa kebangsaan atau nasionalisme keindonesiaan berhasil meminimalisasi politik identitas seperti sentimen suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dengan kesadaran fundamental menghormati, menghargai perbedaan, keragaman, kemajemukan atau kebhinnekaan bumi Nusantara kodrati karya cipta Ilahi di alam semesta. Hidup saling berdampingan, persaudaraan diatas kebhinnekaan adalah symbiosis-mutualistis harus dijaga, dirawat, dilestarikan demi kelangsungan hidup seluruh ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.

Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 telah menunjukkan generasi muda bumi Nusantara memiliki kecerdasan, kejenialan dan karakter luhur mampu menempatkan kepentingan bangsa diatas kepentingan parsial. Egoisme individu, kelompok dan/atau golongan mampu ditekan dibawah kepentingan bangsa dan negara.

Kini setelah 90 tahun Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 generasi milenia diperhadapkan pada situasi aktual berbangsa dan bernegara. Politik kontemporer kompetisi Pilpres, Pilkada, Pileg kerap kali menyeret pemuda-pemudi pada kepentingan politik identitas untuk memenangkan kandidat tertentu. Generasi milenial memiliki tingkat intelektual tinggi (mahasiswa-red) sering terjebak isu-isu tak berbasis data, fakta, bukti empirik menjadikan pemuda-pemudi terseret pada pusaran kepentingan politik subyektif tendensius. Padahal, selaku generasi pemegang estafet kepemimpinan menggantikan generasi old seharusnya tidak boleh terjebak dan tergoda politik identitas sangat kontra produktif dengan jiwa kebangsaan atau nasionalisme diwariskan putera-puteri bumi Nusantara ketika mengikrarkan Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 silam.

Generasi milenial cerdas, jenial seharusnya tidak boleh terseret rendong politik parsial, kontemporer seperti Pilpres, Pilkada, Pileg apalagi hoax atau kebohongan, fitnah, hasut, hujat, ujaran kebencian, adu domba, permusuhan yang merusak, memporak-porandakan Ikrar Sumpah Pemuda, satu Nusa, satu Bangsa, menjunjung satu Bahasa yaitu INDONESIA.

Selaku generasi cerdas, jenial memiliki intelektualitas dan kapasitas teknologi informasi (IT) memikul tanggung jawab merajut kebangsaan dan keindonesiaan pada tahun politik. Bukan justru sebaliknya, menambah kegaduhan politik dengan berbagai unjuk rasa atau demonstrasi “ditunggangi” serta membonceng kepentingan politik tertentu. Generasi milenial harus menyadari paripurna fungsi, peran dalam berbangsa dan bernegara sehingga pemuda-pemudi Indonesia harus tampil di garda terdepan menjaga PERSATUAN INDONESIA sebagaimana diamanatkan sila ketiga Pancasila yaitu; PERSATUAN INDONESIA. Pemuda-Pemudi Indonesia energi besar mewujudkan Indonesia Hebat, Indonesia Adidaya ke depan. Karenanya, tidak boleh terjebak politik identitas sebelum Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.

Survival perjalanan suatu bangsa atau negara terletak dipundak generasi penerusnya. Dan generasi milenial cerdas dan jenial bangsa Indonesia memiliki karakter mental, jati diri serta berdaya saing modal besar membangun bangsa ke depan.

Dirgahayu HUT Sumpah Pemuda ke 90…!!!
Bravo generasi milenial Indonesia……!!!
Bravo NKRI……!!!. (MR/rel)

 

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.