PDAM Tirtanadi Terima Penghargaan ZAA
METRORAKYAT.COM, MEDAN – PDAM Tirtanadi milik Pemerintah Propinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) ini kembali mendapat penghargaan kecelakaan Nihil dari Zero Accident Award (ZAA) Tingkat Nasional dan menerima Bendera Emas. Prestasi tertinggi hasil audit eksternal PT Surveyor Indonesia dalam mengimplementasikan System Management Keselamatan dan Kesehatan Kerja SMK3) di lingkungan kerjanya.
Penghargaan diserahkan Sekretaris Jenderal Kementerian Tenaga Kerja, Herry Sudarmanto mewakili Menaker Hanif Dhakiri yang diterima Heri Batanghari selaku Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi didampingi Sekretaris P2K3, Moh Rahmat Katarina dan Alamsyah selaku Kabid System Management Mutu.
Penyerahan di Hotel Bidakara Jakarta, kemarin. Ini merupakan penghargaan kelima kalinya yang diterima BUMD milik Pemprovsu ini. “Memang kami sudah berkomitmen dan menjadikan kecelakaan nihil sebagai prioritas untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Karena dengan penerapan K3 yang baik maka zero accident bisa tercapai”, cetus Heri.
Sebelumnya, Menteri Tenaga Kerja RI Hanif Dhakiri mengatakan penghargaan K3 tahun 2018 ini meliputi lima kategori. Antara lain Penghargaan Kecelakaan Nihil, Penghargaan System Management K3 (SMK3), Program Pencegahan dan penanggulangan HIV – AIDS (P2HIV AIDS) di tempat kerja.
Juga pembinaan K3 dan Peduli HIV – AIDS di tempat kerja. “Jumlah perusahaan yang menerima penghargaan kecelakaan nihil tahun 2018 mengalami peningkatan dibanding 2017. Dari 901 perusahaan 2017 menjadi 952 perusahaan di 2018. Atau naik 5,4 persen. Ini merupakan indikasi jika banyak perusahaan yang mulai safar akan penerapan K3,” papar Hanif.
Sementara itu, sebanyak 1.465 perusahaan menerima penghargaan SMK3. Lalu 123 perusahaan mendapat penghargaan program P2HIV – AIDS. Serta 15 Gubernur dinobatkan sebagai pembina K3 terbaik.
Gubernur tersebut yakni Gubernur Jatim, DKI Jakarta, Kaltim, Sumut, Riau, Jateng, Kalsel, Jambi, Sumsel, Kalteng, NAD, dan Lampung. (MR/JB Rumapea)
