Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro : Istri Prajurit Harus Bantu Suami Sukseskan Tugasnya

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro : Istri Prajurit Harus Bantu Suami Sukseskan Tugasnya
Bagikan

METRORAKYAT.COM | CILACAP – Hak tersebut disampaikan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro Ny. Iir Wuryanto pada tatap mukanya dengan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVII Dim 0703/Clp, Jumat (27/4/2018) di Makodim 0703/Cilacap.

Lebih lanjut dikatakan, Persit Kartika Chandra Kirana merupakan organisasi Persatuan Istri Prajurit TNI AD, dimana istri prajurit tidak dapat dipisahkan dari suaminya yang berprofesi sebagai prajurit TNI AD, yaitu dalam melaksanakan tugas organisasi maupun dalam kehidupan pribadi. Oleh karena itu, istri prajurit harus membantu mendukung suami dalam mendukung suami dalam menyukseskan tugasnya baik sebagai kekuatan pertahanan maupun sebagai komponen pembangunan bangsa untuk mencapai cita-cita bangsa Indonesia.

“Hingga saat ini, Persit telah membantu Pimpinan TNI AD dalam pembinaan istri prajurit dan keluarganya khususnya bidang mental, fisik, kesejahteraan anggota, menciptakan rasa persaudaraan, kekeluargaan, rasa persatuan dan kesatuan serta kesadaran nasional dalam berbangsa”, paparnya.

Diharapkan bagi ibu-ibu yang mendapat kepercayaan diangkat sebagai pengurus organisasi, bisa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan sumbangsihnya kepada organisasi, baik menyumbang tenaga maupun pikiran demi kemajuan organisasi.

Dan bagi ibu-ibu yang tidak tergabung dalam kepengurusan, seyogyanya dapat mendukung organisasi dengan berperan aktif dalam mengikuti kegiatan yang telah dijadwalkan secara rutin oleh pengurus organisasi Persit. Sehingga, dapat terwujud kebersamaan yang baik diantara seluruh ibu-ibu Persit di satuan ini.

“Khusus bagi ibu-ibu yang bekerja atau berkarier, saya sangat menghargai niat tulus ibu-ibu untuk membantu perekonomian keluarga. Organisasi Persit tidak pernah melarang anggota Persit untuk bekerja atau berkarier, namun yang perlu diingat apabila menjadi wanita karier merupakan pilihan anda. Tolong, pintar-pintarlah dalam mengatur waktu bagi keluarga, wanita karier dan anggota Persit,”terangnya.

Tatap muka Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro dengan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVIII Dim 0703/Clp, dihadiri Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro beserta pengurus, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro beserta Wakil Ketua dan pengurus, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVIII Dim 0703/Clp beserta Wakil Ketua dan pengurus serta anggota, Pembina Harian Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVIII Dim 0703/Clp.

Pada kesempatan yang sama menyampaikan, tugas sebagai istri prajurit TNI yang merupakan ibu dari anak-anak, memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai seorang pendidik bagi putra-putri tercinta untuk mengajarkan sesuatu yang baru, melatih, membimbing, mengarahkan serta memberikan penilaian baik berupa reward maupun punishment yang mendidik.
Selain mendidik, ibu juga bisa menjadi psikolog untuk anak-anaknya. Yang paham bagaimana pola asuh, susunan keluarga, tumbuh kembang masa kanak-kanak hingga dewasa dan pengaruh lingkungan sosialnya.

“Sebagai istri Babinsa, ibu-ibu harus bisa membaur dan bergaul debgan masyarakat sekitar.

Ibu-ibu hendaknya kenal dan menyatu dengan lingkungan dimana suami bertugas. Babinsa harus lebih dikenal masyarakatnya daripada Dandimnya, karena setiap hari bergaul dan membaur dengan masyarakat desa binaannya dan hendaknya dapat menyesuaikan dengan suami,”pungkasnya.(MR10/red).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.