LSM PERAK MINTA SPI DAN KEJARI PANGGIL KABAG JARINGAN PDAM TIRTANADI TERKAIT DUGAAN PEKERJAAN FIKTIF
METRORAKYAT.COM | MEDAN – PDAM Tirtanadi Cabang Amplas di duga banyak melakukan pekerjaan pemeliharaan jalur pipa transmisi yang fiktif.
Pasalnya, diketahui ada permainan antara pelaksana tugas kabag jaringan, Nasrun dengan salah satu rekanan yang selalu mendapatkan pekerjaan yaitu CV. ZS.
Dimana, pipa transmisi Kuala Namu dilaporkan sering bocor dan diketahui, CV. ZS ini yang selalu mengerjakannya, padahal ada beberapa rekanan lain yang mempunyai kemampuan.
Pengerjaan pemeliharaan jalur pipa transmisi tersebut di luar kewajaran, sebab pipa tersebut tergolong masih baru namun tagihan perbaikan dan pemeliharaan nya di luar kewajaran.
Akibatnya, diduga telah terjadi kerugian kas PDAM Tirtanadi puluhan juta rupiah setiap bulannya.
Kepala Cabang Amplas PDAM Tirtanadi, Sahnan Harahap ketika dihubungi belum berhasil.
Sementara Pelaksana Tugas (Plt)Kabag Jaringan, Nasrun ketika dihubungi mengatakan tidak tahu mengenai persoalan itu dan mengalihkan bahwa itu urusan sekretaris PDAM Tirtanadi, bernama Jumirin.
Sekretaris PDAM Tirtanadi, Jumirin saat dikonfirmasi membenarkan banyak pekerjaan di cabang Amplas, khusus nya pipa transmisi Kuala Namu pekerjaanya nyata dan ada di sertai dokumen yang jelas, bukan pekerjaan fiktif.
Terpisah Faisal Azmi, Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat Pendamping Rakyat Kecil (LSM PERAK) merasa kesal dengan informasi tersebut. “Mengapa manajemen membiarkan persoalan tersebut, mengapa SPI tidak melakukan tindakan dan memeriksa kabag jaringan dan rekanan yang di duga melakukan pekerjaan fiktif. Apa ada setoran kepada yang bersangkutan?, kalau hal ini tidak segera diklarifikasi, kami atas nama LSM PERAK akan melaporkan hal ini ke Kejari Medan untuk dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan,” tegas Faisal.(MR/Torang).
