19 Orang Tim III Satgaskes TNI Diberikan Penghargaan Oleh Pemkab Saat Purnatugas
METRORAKYAT.COM | ASMAT – Tim Satuan Tugas Kesehatan (Satgaskes) TNI diberikan penghargaan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) atas kontribusi dalam pendampingan pasca penanggulangan kejadian luar biasa penyakit campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat, Papua, Minggu (4/3/18).
Sembilan belas (19) orang Satgaskes TNI mendapatkan penghargaan secara langsung yang diberikan oleh sekretaris daerah Barthomoleus Bocoropces M. Ec. Dev.
Pada kesempatan itu, Sekda menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Timkes TNI yang telah berbuat untuk masyarakat Asmat.
“Saya ucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Timkes TNI. Bagi prajurit TNI sendiri penugasan di Asmat pasti memberikan pengalaman tersendiri dan saya berharap dengan melihat langsung kehidupan masyarakat di sini semakin mengerti bagaimana membangun masyarakat Asmat. Dengan senang hati saya memberikan penghargaan kepada Tim III Satgaskes TNI dengan surat keterangan telah mengabdi di Tanah Asmat,” ucap Barthomoleus Bocoropces.
Sebelum acara penyerahan penghargaan, Dantim Satgaskes TNI Letkol laut (K) dr. Aminudin Harahap Sp. A M. Tr. Hanla atas hasil kinerja tim selama bertugas di Asmat.
Dantim satgaskes Asmat melaporkan hasil kerja timnya kepada Sekda dengan jumlah layanan kesehatan yang tidak kurang dari 100 warga setiap hari yang dilayani di setiap Distrik, immunisasi lebih dari 800 anak.
“Selama Tim III bertugas dan lebih dari 20.000 anak sejak ditetapkan KLB serta pemberian vitamin A. Serta yang tidak kalah pentingnya Tim Satgas Kes III bersama Kemenkes dan petugas setempat mampu membangkitkan kembali semangat Pengabdian Kader Kesehatan yang kebanyakan dari Ibu Guru yg notabenya bukan berprofesi sebagai tenaga kesehatan dan juga Puskesmas Keliling untuk menyisir dan memberi layanan pada warga yg tidak mampu mendatangi fasilitas kesehatan di Puskesmas,” ujar Dantim Satgaskes TNI Asmat.
Dantim satgaskes TNI jug berpesan kepada tim, untu selanjutkan agar dapat melanjutkan apa yang telah dicapai oleh timnnya terutama yang menjadi fokus utama yaitu pemetaan cakupan imunisasi campak dan pendampingan kasus gizi buruk.
Kemudian, Dansatgas memberikan kesempatan kepada anggotanya untuk menceritakan pengalamannya selama bertugas di distrik.
“Berbagai macam kendala mulai dari pasang surut air laut, ketersediaan bahan bakar minyak yang terbatas yang merupakan hal yang mutlak harus di atasi karena kegiatan penyisiran, imunisasi dan pelayanan kesehatan warga ke kampung-kampung hanya bisa melalui jalur air menggunakan speedboat. Namun hal ini tidak menjadikan kegiatan di distrik menjadi terhenti, berkat dedikasi yang tinggi akan pengabdian, kendala ini menjadi tantangan dan bisa di pecahkan. Demikian Tim III Satgaskes TNI melaksanakan tugasnya dengan dedikasi. Selamat atas Purnatugasnya, selamat berkumpul dengan keluarga dan kibarkan terus bendera kewajiban,” tegas Dansatgas (MR/SITI-RL)
