Rahmat Lubis, Bocah 10 Tahun Ini Butuh Perhatian Dari Para Dermawan
METRORAKYAT.COM | MEDAN – Rahmat Lubis, Bocah 10 tahun, anak ke-3 dari 5 bersaudara ini membutuhkan perhatian dari para dermawan untuk kesembuhan atas penyakit langka yang di deritanya.
Bocah tersebut berasal dari Desa Lupian, Kecamatan Badiri lingkungan II, Kelurahan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Tiba di Medan pada pagi hari sekira pukul 05.00 WIB, Rabu kemarin (24/1/18).
Saat ini Rahmat Lubis (10) dirawat di rumah sakit umum Universitas Sumatera Utara dikota Medan dengan didampingi orangtuanya Syukur Lubis (46) dan Lina Marlina (35), Kamis (25/1/18).
Sebelum dirujuk ke rumah sakit yang ada di kota Medan, Rahmat sempat beberapa kali di rujuk di rumah sakit di daerah Sibolga, Sumatera Utara.
Menurut pengakuan dari orangtuanya, sejak kecil Rahmat terlahir normal seperti kebanyakan anak kecil lainnya, namun di usia 3 bulan, terlihat kelainan pada Rahmat.
“Awalnya lahir normal, usia 3 bulan muncul bintik-bintik disekitar wajah, dan datang bidan mengatakan ada kelainan pada anak saya. Kemudian dirujuklah ke daerah Pandan. Pada tahun 2007 juga sempat di bawa ke rumah sakit Adam Malik, lalu dokter mengatakan, kalau layak operasi, maka akan dilakukan operasi kepada anak saya. Tapi, dokter di Adam Malik sempat Mendiagnosa anak saya dan berkata ada beberapa kelenjar. Namun saat diperiksa tidak ada ditemukan kelainan pada anaknya,” ucap Syukur Lubis, Ayah Rahmat.
Berasal dari keluarga yang tidak mampu, Ayah Rahmat yang merupakan seorang kuli bangunan berharap adanya bantuan yang diberikan oleh pemerintah dan para dermawan untuk kesembuhan anaknya. (MR/SITI)
