Ketua DPRD Kota Medan, Henry Jhon Hutagalung: Soroti Kehadiran Anggota Dewan dalam Rapat Pansus dan RDP

Ketua DPRD Kota Medan, Henry Jhon Hutagalung: Soroti Kehadiran Anggota Dewan dalam Rapat Pansus dan RDP
Bagikan

METRORAKYAT.COM | PARAPAT – Ketua DPRD Kota Medan, Henry Jhon Hutagalung mengapresiasi tingkat kehadiran rekan-rekannya pada setiap sidang paripurna yang sudah semakin baik. Namun pada alat kelengkapan dewan seperti rapat komisi dan panitia khusus, dirinya berharap ke depan perlu untuk ditingkatkan.

“Dua tahun terakhir saya mencatat, bahwa tingkat kehadiran kita khususnya di paripurna sudah lebih bagus. Kalau dulu saya hadir sebagai anggota, molor satu jam itu biasa. Tapi sekarang keterlambatannya rata-rata setengah jam. Saya pikir hasil koordinasi dan sinergitas kita sudah makin baik,” katanya disambut aplaus saat memberi sambutan dalam acara Rapat Kerja (Raker) DPRD Kota Medan 2017, di Hotel Niagara Parapat, Simalungun, Jumat (27/10/17).

Ia merinci, mengenai 2/3 kehadiran anggota dewan setiap rapat paripurna, bila dirata-ratakan sesuai absensi sekitar 35 orang. Sedangkan yang hadir tapi tidak meneken daftar hadir, bisa sampai 37 orang. Dengan jumlah itu menurut dia sudah lebih dari kuorum untuk mengambil keputusan.

“Hari ini pun (waktu raker) sekitar 2/3 orang yang hadir. Soal alat kelengkapan dewan, rapat pansus dan komisi saya pikir perlu kita tingkatkan. Saya mohon ketua fraksi dan ketua komisi untuk ingatkan anggotanya masing-masing. Saya harap rapat kerja kita ini bisa mendapatkan solusi agar rapat-rapat terkait bisa efektif. Di beberapa daerah lain mereka bisa maksimum hadir, saya pikir jika kita semua punya kemauan yang saya itu bisa dilakukan,” katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, terkait fungsi legislasi DPRD bisa ‘mengebut’ pengesahan perda-perda yang masuk sesuai Program Legislasi Daerah (Prolegda). “Ada 23 prolegda yang kita tanda tangani bersama dengan eksekutif, 9 antaranya sudah disahkan, dan 9 lagi masih diproses. Saya berharap naskah akademiknya cepat dimasukkan. Selain ranperda RAPBD 2018, setidaknya kita bisa selesaikan setengah dari target yang sudah ditetapkan hingga akhir tahun ini,” tegas politisi PDIP itu.

Mengenai pengaduan masyarakat, Henry mengajak para koleganya harus tanggap. Sebab DPRD memiliki tanggung jawab dalam hal program pembangunan, dan mengadvokasi aspirasi masyarakat Medan kepada eksekutif. “Oleh karena itu saya berharap, kita serius bersama Pemko terhadap persoalan ditengah-tengah masyarakat. Selanjutnya saya juga berharap ini momen penting bagi kita semua, bahwa politik anggaran harus kita pahami bersama sehingga pembahasan anggaran dengan Pemko kita selalu aktif. Silahkan bawa visi-visi fraksi didalam pembahasan anggaran sehingga anggaran betul-betul menjawab persoalan di masyarakat,” katanya.

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin yang hadir dan turut membuka kegiatan raker  mengungkapkan, Pemko Medan serius dan tetap komit memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Dengan kemampuan dan jangkauan yang kita miliki, tentunya semua akan dibenahi. Kita bukan mau membela diri dan mencari pembenaran. Tidak semua permasalahan kota bisa kita urus sendiri,” katanya.

Maka untuk itu ia berharap, ke depan apa yang sudah Pemko programkan dan kerjakan bisa saling sinergi dengan  legislatif bahkan hal tersebut harus ditingkatkan. “Saya juga memahami masih banyak kekurangan yang saya lakukan. Dan tentunya kekurangan ini tidak saya buang kemana-kemana, tapi untuk motivasi saya bekerja lebih serius. Saya tidak bisa kerja sendiri tanpa bantuan DPRD Medan,” katanya.

Selain anggota DPRD Medan dan para staf, pada raker tersebut turut hadir Kadis PU Medan Khairul Syahnan, Kadishub Renward Parapat, Kadis Kebersihan dan Pertamanan M Husni, Kadisdukcapil OK Zulfi, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Irwan Ritonga dan Kadis Infokom Zain Noval.(MR/siti)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.