Pasien Anak Penderita Tumor di Wajah Kurang Perawatan di RS Haji Adam Malik Medan 

Pasien Anak Penderita Tumor di Wajah Kurang Perawatan di RS Haji Adam Malik Medan 
Bagikan

METRORAKYAT.COM | MEDAN – Raja Pratama Siregar, anak laki-laki berusia 4,5 tahun dirujuk ke RS Haji Adam Malik, Medan. Sebelumnya ia di rawat di RS Paluta di daerah tempat tinggalnya, Padang Lawas Utara, Sumatera Utara.

Dari informasi yang didapatkan, saat ini Raja, Ibu dan Ayahnya Yusuf Siregar, untuk sementara tinggal di tempat kos-kosan Sarinah yang berada didepan gedung administrasi Haji Adam Malik Medan, Sabtu (23/9/17).

Pasien yang menderita penyakit tumor pembuluh darah di wajah ini sudah satu bulan lebih dirawat di Rumah Sakit. Namun, dari kerterangan orangtua pasien, tidak ada tindak lanjut yang baik dan upaya pelayanan medis yang diberikan juga tidak secara intensif. Memperihatinkan, pasien tidak diberikan infus dan tidak diberi makan.

Kondisi Raja Pratama Siregar, anak laki-laki berusia 4,5 tahun dirujuk ke RS Haji Adam Malik, Medan.

“Sejak mereka tinggal di kos-kosan, pasien tersebut belum juga mendapatkan perhatian dari Pemerintah setempat. Mereka bertahan disini, awalnya sempat diberikan tawaran oleh Dokter, disuruh pulang sebelum obatnya datang. Mereka disuruh pulang dan kemudaian ditawarkan kos-kosan. Karena terlalu lelah orangtuanya menunggu, lebih baik bertahan disini saja dari pada pulang. Jadi kan dari proses menunggu dan menunggu itu sampai sekarang juga belum ada penanganan yang diberikan oleh pihak rumah sakit, itu yang kita sesalkan,” ungkap Fian.

Melihat kondisi Raja yang sangat memperihatinkan, diharapkan para Pejabat dan Dermawan bersedia untuk mengulurkan tangannya.

Tidak hanya itu saja, untuk saat ini Raja Pratama Siregar juga tidak bisa makan dan ia juga bernapas melalui tenggorokan yang telah beberapa kali dioperasi oleh Dokter yang menanganinya. Sejauh ini, tindakan medis hanya melakukan operasi dibagian tenggorokan sebanyak 3 kali untuk membantu Raja agar dapat bernapas.

“Sempat dioperasi oleh Dokter, tetapi setelah itu pasien hanya diberikan infus saja selama 3 hari, itu menurut keterangan dari orangtua pasien. Anak usia 4,5 tahun sudah mengalami sakit seperti itu, tidak bisa makan dan bernapas juga susah dari tenggorokan,” ucap Fian saat dihubungi lewat telepon.

Hingga saat ini, RSUP Haji Adam Malik kota Medan belum memberikan respon terhadap pasiennya yang kondisinya semakin memperihatinkan. (MR/SITI-red)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.