Dr.Amatus Turot : Skor Hanya Angka, Kemenangan Sejati adalah Persaudaraan, Kepemimpinan Adalah Keteladanan
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Suasana penuh keakraban dan sportivitas menyelimuti Lapangan Stadion Bawela, Kota Sorong. Laga persahabatan yang mempertemukan tim sepak bola Sekretariat Daerah (SETDA) Kota Sorong melawan SETDA Kabupaten Sorong Selatan menjadi lebih dari sekadar kompetisi olahraga biasa.
Di tengah antusiasme para pemain dan suporter, Dr. Amatus Turot, S.Hut., M.Si., menyampaikan pesan mendalam bahwa esensi dari pertemuan ini melampaui papan skor. Bagi beliau, lapangan hijau adalah wadah strategis untuk merajut kembali simpul-simpul persaudaraan antar-wilayah di Provinsi Papua Barat Daya.
“Di atas lapangan Stadion Bawela ini, skor akhir hanyalah angka. Kemenangan sejati adalah mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan,” ujar Amatus Turot di sela-sela kegiatan, Minggu (11/10/2026).
Ia menegaskan bahwa meski berbeda wilayah administrasi, semangat untuk memajukan daerah harus tetap menyatu dalam satu irama. “Berlari bersama, mengabdi untuk Papua Barat Daya!” serunya, membakar semangat para aparatur sipil negara (ASN) dan pemain yang hadir.
Filosofi Kepemimpinan di Atas Lapangan Hijau
Lebih jauh, Amatus Turot memanfaatkan momentum laga ini untuk menyuntikkan nilai-nilai kepemimpinan (leadership) yang relevan bagi para birokrat dan pemimpin daerah. Ia mengibaratkan dinamika pemerintahan dengan permainan sepak bola yang membutuhkan kekompakan, bukan ego sektoral.
“Kepemimpinan bukan tentang jabatan dan kekuasaan, melainkan keteladanan dan pengorbanan,” tegasnya.
Ia melanjutkan, “Seperti sebuah tim di atas lapangan hijau, pemimpin yang hebat tidak bermain untuk mencetak gol sendirian. Tetapi memastikan semua tim bergerak bersama menuju kemenangan sejati.”
Pernyataan ini mendapat apresiasi luas dari para pemain dan penonton yang hadir. Laga persahabatan ini dinilai sebagai simbol diplomasi olahraga yang efektif untuk menjaga sinergitas dan kolaborasi antara Pemerintah Kota Sorong dan Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan.
Pertandingan berakhir dengan suasana hangat dan penuh hormat, meninggalkan pesan kuat bahwa kolaborasi, persatuan, dan keteladanan adalah kunci utama dalam membangun kemajuan di tanah Papua Barat Daya.(mr/JS)

