Ribuan Warga Khusyuk Peringati Maulid Nabi, Rico Waas Ajak Masyarakat Bersama Benahi Medan
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Ribuan warga memadati Taman Stadion Teladan, Minggu (27/9/2026) malam, untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Medan.
Sejak selepas Magrib, masyarakat dari berbagai kecamatan mulai berdatangan ke kawasan Taman Stadion Teladan. Memasuki waktu setelah Isya, kawasan tersebut semakin dipenuhi warga yang hadir bersama keluarga maupun kelompok masyarakat untuk mengikuti rangkaian peringatan Maulid Nabi.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga mempererat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat dalam membangun Kota Medan.
“Senang sekali hari ini kita bisa hadir di Stadion Teladan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Luar biasa, stadion ini penuh. Masyarakat dari berbagai kecamatan hadir bersama-sama,” ujar Rico Waas.
Di hadapan ribuan warga, Rico mengajak seluruh masyarakat untuk semakin kompak dan saling mendukung dalam menghadapi berbagai persoalan yang masih menjadi pekerjaan rumah Kota Medan.
Menurutnya, persoalan seperti banjir, geng motor, korupsi, kemacetan, perekonomian, pendidikan, kesehatan hingga ketersediaan lapangan pekerjaan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Kita harus jujur, Kota Medan masih memiliki banyak masalah. Karena itu, kita membutuhkan kekuatan dan dukungan seluruh masyarakat untuk sama-sama memperbaikinya,” katanya.
Rico juga mengakui bahwa Pemko Medan masih memiliki berbagai kekurangan. Namun, ia memastikan pemerintah akan terus bekerja keras melakukan pembenahan dan pembangunan demi kemajuan Kota Medan.
“Kami menyadari masih banyak kekurangan. Namun, kami akan terus berupaya dan bekerja keras untuk pembangunan Kota Medan yang kita cintai. Dengan dukungan dan doa kita semua, insyaallah kita bisa membangun Kota Medan bersama-sama,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembangunan Kota Medan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Partisipasi dan kepedulian masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan kota yang lebih baik.
“Karena Medan untuk semua dan semua untuk Medan,” tegas Rico.
Suasana peringatan Maulid semakin khidmat ketika Ustaz Dr. H. Das’ad Latif mengajak masyarakat dan para pemimpin Kota Medan bersalawat. Ribuan warga pun larut dalam lantunan salawat yang menggema di kawasan Taman Stadion Teladan.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Das’ad Latif mengajak umat Islam untuk menjalankan ajaran agama secara menyeluruh dan tidak hanya mengikuti hal-hal yang sedang ramai di media sosial.
Menurutnya, kecintaan kepada Islam harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dengan menjalankan kewajiban sebagai seorang Muslim.
Ia juga mengingatkan umat agar berhati-hati dalam mencari dan menggunakan harta. Menurutnya, rezeki yang diperoleh harus berasal dari jalan yang baik dan halal serta tidak berasal dari sesuatu yang diharamkan agama.
Selain itu, Ustaz Das’ad mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan pengetahuan dan pemahaman agama. Ia mengingatkan pentingnya menjaga salat lima waktu serta memperbanyak ibadah sunah, di antaranya salat Duha.
Ustaz Das’ad juga mengingatkan bahwa setiap manusia akan menghadapi berbagai persoalan dan cobaan dalam kehidupan. Karena itu, umat diminta mempersiapkan diri dengan keimanan, kesabaran dan keteguhan hati.
Di tengah berbagai persoalan kehidupan, ia mengajak umat agar tidak hanya mengandalkan kemampuan diri sendiri, tetapi senantiasa memohon pertolongan kepada Allah SWT.
Doa dan tawakal, kata dia, menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai persoalan dan ujian kehidupan.
Sejumlah pejabat dan tokoh turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen, Sultan Deli ke-14 Tuanku Sultan Mahmud Arya Lamantjiji Perkasa Alam, Pj Sekda Medan Erfin Fachrurrazi, pimpinan perangkat daerah, camat serta lurah di lingkungan Pemko Medan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah ini merupakan bagian dari program pengembangan kebudayaan dan keagamaan Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Selain menjadi momentum memperkuat keimanan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW, kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi generasi muda, khususnya anak-anak, untuk tampil, berkarya dan menunjukkan prestasi.
Rangkaian acara turut diisi pembacaan Al-Qur’an oleh Humaira Azzahra Asri Lubis, Juara II MTQ Nasional 2026 di Semarang.
Selain itu, tampil pula dai cilik Kota Medan, Khadijah Khalilurrahman dan Uwaiz Yazid Al-Khalifi Butar-butar.(MR/Irwan)

