Usai 2 Tahun 6 Bulan Memimpin, AKBP Ernis Sitinjak Pamit dari Polres Taput

Usai 2 Tahun 6 Bulan Memimpin, AKBP Ernis Sitinjak Pamit dari Polres Taput
Bagikan

METRORAKYAT.COM, TAPUT – Suasana haru menyelimuti Markas Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Utara saat berlangsungnya prosesi pisah sambut Kapolres dari AKBP Ernis Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H. kepada AKBP Ferry Mulyana Sunarya, S.I.K., M.H., Rabu (15/7/2026).

Pergantian kepemimpinan yang merupakan bagian dari dinamika organisasi di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) itu berlangsung khidmat dan penuh makna. Bagi keluarga besar Polres Tapanuli Utara, momen tersebut bukan sekadar seremoni pergantian jabatan, melainkan menjadi perpisahan emosional dengan sosok pemimpin yang telah mengemban amanah selama 2 tahun 6 bulan 17 hari.
Sejak pagi, seluruh personel telah berbaris rapi di halaman Mapolres Tapanuli Utara untuk mengikuti rangkaian kegiatan. Kehadiran AKBP Ferry Mulyana Sunarya bersama Ketua Cabang Bhayangkari Tapanuli Utara disambut melalui tradisi jajar kehormatan dan pedang pora, sebuah tradisi yang sarat nilai penghormatan dalam institusi Polri sebagai simbol dimulainya kepemimpinan baru.
Usai prosesi penyambutan, AKBP Ernis Sitinjak menyerahkan laporan kesatuan mengenai kondisi wilayah hukum Polres Tapanuli Utara kepada pejabat yang baru. Laporan tersebut menjadi bagian penting dalam proses alih kepemimpinan guna memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas, pelayanan kepada masyarakat, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan apel bersama yang diikuti seluruh pejabat utama, para perwira, personel Polri, ASN Polri, serta Bhayangkari. Apel tersebut menjadi simbol komitmen seluruh jajaran untuk tetap menjaga soliditas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas di bawah kepemimpinan yang baru.
Momen yang paling menyentuh terjadi ketika AKBP Ernis Sitinjak berdiri di podium untuk menyampaikan sambutan perpisahan. Dengan suara yang beberapa kali bergetar menahan haru, ia menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh personel yang selama ini telah menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya.
Menurutnya, berbagai capaian yang berhasil diraih Polres Tapanuli Utara selama masa kepemimpinannya merupakan hasil kerja keras, loyalitas, dan kekompakan seluruh personel, bukan semata-mata keberhasilan seorang pemimpin.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan loyalitas seluruh anggota sehingga tugas yang saya emban dapat terlaksana dengan baik. Mohon doa restu untuk saya dan keluarga agar dapat menjalankan amanah di tempat tugas yang baru,” ujar Ernis.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Tapanuli Utara merupakan hasil sinergi seluruh jajaran kepolisian dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, AKBP Ernis Sitinjak juga menitipkan pesan agar seluruh personel tetap menjaga kekompakan dan memberikan dukungan penuh kepada Kapolres yang baru.
“Dukung dan jaga kekompakan bersama Kapolres yang baru. Tetap solid dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” pesannya.
Ia mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang bersifat sementara, sedangkan pengabdian kepada bangsa, negara, dan masyarakat harus terus dijaga dengan penuh tanggung jawab serta integritas.
Di penghujung sambutannya, AKBP Ernis Sitinjak menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh personel apabila selama memimpin terdapat sikap maupun kebijakan yang kurang berkenan.
“Selama saya bertugas tentu ada kekurangan dan kelebihan. Untuk itu saya secara pribadi memohon maaf. Inilah terakhir kalinya saya berdiri di hadapan rekan-rekan semua. Saya mohon pamit,” ucapnya.
Kalimat tersebut seketika membuat suasana berubah emosional. Sejumlah personel Polri maupun anggota Bhayangkari tampak menundukkan kepala, sementara sebagian lainnya terlihat menyeka air mata yang tak mampu dibendung.
Bagi banyak personel, AKBP Ernis Sitinjak bukan hanya seorang pimpinan, tetapi juga figur yang dikenal dekat dengan anggota, terbuka dalam komunikasi, serta selalu menekankan pentingnya disiplin, profesionalisme, dan pelayanan humanis kepada masyarakat.
Prosesi pelepasan kemudian berlangsung dengan penuh penghormatan. Diiringi tradisi pedang pora, AKBP Ernis Sitinjak bersama istri melangkah perlahan meninggalkan Mapolres Tapanuli Utara. Di sepanjang barisan personel, satu per satu anggota memberikan salam penghormatan, berjabat tangan, bahkan memeluk mantan Kapolres mereka sebagai ungkapan rasa hormat dan terima kasih.
Suasana semakin mengharukan ketika sejumlah anggota Bhayangkari ikut memberikan pelukan perpisahan. Tatapan mata yang berkaca-kaca dan lambaian tangan menjadi penutup perjalanan pengabdian AKBP Ernis Sitinjak di Bumi Tapanuli Utara.

Pergantian kepemimpinan tersebut sekaligus menandai dimulainya tugas AKBP Ferry Mulyana Sunarya sebagai Kapolres Tapanuli Utara.

Dengan estafet kepemimpinan yang telah berlangsung, seluruh jajaran Polres Tapanuli Utara diharapkan dapat terus memperkuat soliditas internal, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah hukumnya.

Bagi keluarga besar Polres Tapanuli Utara, hari itu menjadi momentum yang akan dikenang sebagai pertemuan antara rasa bangga atas hadirnya pemimpin baru dan rasa kehilangan terhadap sosok pemimpin yang telah mengakhiri masa pengabdiannya di Bumi Tapanuli.

Tangis yang mengiringi langkah kepergian AKBP Ernis Sitinjak menjadi bukti bahwa kepemimpinan bukan hanya diukur dari jabatan yang diemban, tetapi juga dari kedekatan, keteladanan, dan jejak pengabdian yang ditinggalkan di hati para anggotanya.(MR/ Andoky Manalu)

Metro Rakyat News

Tinggalkan Balasan