Dana Banper Tersendat, Ribuan Penerima Manfaat di Sergai Menanti Pendistribusian MBG
METRORAKYAT.COM, SERGAI – Ribuan penerima manfaat di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) tengah menanti pendistribusian kembali Makan Bergizi Gratis (MBG) dari tiga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang operasionalnya saat ini tersendat.
Tiga SPPG yang tengah menanti masuknya dana Bantuan Pemerintah (Banper) dari Badan Gizi Nasional (BGN) tersebut diantaranya SPPG Kota Galuh 1 di Desa Kota Galuh Kecamatan Perbaungan, SPPG Firdaus 1 di Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah dan SPPG Pergulaan di Kecamatan Sei Rampah dengan ribuan penerima manfaat.
Kepala SDN 101933 Perbaungan Fatmawati, S.PdI yang ada di Dusun I Desa Kota Galuh, Kecamatan Perbaungan, pada Selasa (14/7/2026) menyampaikan, biasanya pendistribusian MBG ke sekolahnya dari dapur SPPG Kota Galuh 1 lancar, namun sejak 15 Juli sebelum libur terhitung lima hari hingga dua hari setelah libur pendistribusian MBG terhenti ke sekolah, pemberitahuan pihak SPPG dana dari pemerintah belum masuk.
“Jumlah penerima manfaat program MBG di SND 101933 Perbaungan sebanyak 125 orang pelajar dan 12 orang guru serta tenaga pendidik berharap pendistribusian ke sekolah kembali lancar, karena seluruh pelajar berharap dapat kembali menerima MBG,” kata Fatmawati.
Menurutnya banyak pelajar hingga orang tua yang mempertanyakan kapan MBG kembali masuk ke sekolah, terlebih pelajar dan orang tua yang termasuk golongan ekonomi lemah yang selama ini kehadiran program MBG di sekolah disambut antusias para penerima.
Begitu juga dengan Kepala SD Permata Firdaus, Aiga mengutarakan bahwa penerima manfaat di sekolahnya sudah mulai bertanya-tanya kapan dan mengapa MBG dari SPPG Firdaus 1 belum tersalur.
Ia berharap SPPG Firdaus 1 dapat dengan cepat menyalurkan kembali MBG ke penerima manfaat khususnya di SD Permata.
“Anak-anak dan orang tua juga sudah bertanya-tanya kenapa MBG belum tersalurkan, saya berharap dalam waktu dekat MBG dapat aktif kembali,” ujar Aiga.
Hal senada juga disampaikan Kepala SMP Negeri 4 Sei Rampah Khairul Bhakti, S.Pd, bahwa sudah dua hari pendistribusian MBG dari dapur SPPG Pergulaan Sei Rampah belum masuk.
Ia mengatakan ada sebanyak 272 penerima manfaat yang mencakup peserta didik dan tenaga pendidik berharap MBG kembali tersalur normal seperti biasa.
“Kami dari pihak sekolah dan juga para siswa SMP Negeri 4 Sei Rampah berharap MBG tetap berlanjut,” harap Khairul Bhakti.
Terpisah, Kepala SPPG Kota Galuh 1, E. Barus kepada awak media mengakui saat ini pihaknya tengah menunggu cairnya dana bantuan pemerintah (Banper), sehingga dapur SPPG belum bisa beroperasional dan belum bisa menyalurkan MBG kembali ke sekitar 2.380 penerima manfaat.
Ia berharap dalam waktu dekat dana Banper masuk ke kas dapur SPPG Kota Galuh 1 agar bisa operasional kembali.
Hal yang sama juga disampaikan Kepala SPPG Firdaus 1, Bima Azri mengatakan ada 2.598 penerima manfaat diantaranya 2.098 untuk peserta didik dan 500 untuk 3 B. Kendala saat ini dana transfer Banper belum masuk ke kas SPPG Firdaus 1, hingga operasional masih terganggu.
Hal serupa juga dikatakan Kepala SPPG Pergulaan Sei Rampah Fitri Insani Harahap, S. Pd, bahwa dapur SPPG yang dipimpinnya pasca libur sekolah belum lagi beroperasional.
Ia menyebutkan dengan jumlah penerima manfaat sekitar 3.489 ini belum menerima MBG berhubung dana Banper belum masuk.
“Kami berharap dana Banper segera masuk dan dapur SPPG Pergulaan dapat segera operasional, sehingga MBG kembali tersalurkan kepada para penerima manfaat,” ungkapnya.
Sementara itu Koordinator BGN Wilayah Sergai, Nurhasanah Ritonga, Rabu (15/7/2026) kepada awak media menjelaskan bahwa SPPG Perbaungan Kota Galuh 1, SPPG Sei Rampah Firdaus 1, dan SPPG Pergulaan Sei Rampah hingga saat ini belum kembali beroperasi karena dana bantuan pemerintah untuk operasional ketiga SPPG tersebut masih dalam proses pencairan.
Menurutnya, pihak koordinator wilayah bersama masing-masing KASPPG telah melaporkan kondisi tersebut kepada pimpinan, dan saat ini sedang menunggu proses penyelesaiannya.
“Kita berharap proses tersebut dapat segera selesai sehingga ketiga SPPG dapat kembali beroperasi secara normal dan penyaluran program MBG kepada seluruh penerima manfaat, baik peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, maupun balita non-PAUD, dapat kembali berjalan sebagaimana mestinya,” kata Nurhasanah. (MR/AS)
