Kades Titi Akar Sukarto: Saya Hanya Pekerja dan Pelayan Masyarakat

Kades Titi Akar Sukarto: Saya Hanya Pekerja dan Pelayan Masyarakat
Bagikan

METRORAKYAT.COM  |  BENGKALIS —  Desa Titi Akar adalah salah satu Desa di Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis terdiri dari 4 dusun 19 RT serta 9 RW dengan jumlah penduduk sekitar 4000 jiwa terdiri dari berbagai suku diantaranya, Akit Hatas, Jawa,Batak,Tionghoa dan Minang.

Sukarto turun langsung menyuntikkan formalin kepada salah seorang penduduk yang meninggal dunia (MR/12)

Meskipun begitu,  jiwa sosial dan saling menghargai yang ditunjukkan masyarakat desa ini layak untuk diacungi jempol.

Sukarto bermandi keringat ketika gotong- royong dengan masyarakat (MR12)

Hal ini tentunya tidak terlepas dari peran para perangkat desa yang secara intens memberikan penyuluhan-penyuluhan tentang pentingnya sikap toleransi dan saling menghargai perbedaan diantara penduduk Desa Titi Akar tanpa terkecuali.

Kades Titi Akar Sukarto ikut memandu jenasah kepemakaman(MR12)

Kepala Desa Titi Akar Sukarto kepada MetroRakyat.com menuturkan bahwa sikap toleransi dan saling peduli akan sesama rutin dia tanamkan kepada masyarakatnya.

Kepala Desa Sukarto mendengarkan keluhan masyarakat Desa Titi Akar (MR12)

“Saya sebagai Kepala Desa harus dapat menjadi teladan bagi masyarakat, baik dari sikap, tutur kata maupun tindakan, serta dapat memberikan contoh karena itu maka saya  tidak segan-segan untuk turun langsung kelapangan melihat permasalahan yang di hadapi warga Titi Akar, dan semuanya saya lakukan dengan ikhlas, dengan harapan agar masyarakat Kaki Akar lebih peduli dengan sesama dan budaya tolong- menolong dapat terus dipertahankan,”ujar pria  suku Hakit Atas kelahiran Titi Akar 1977 ini.

Sukarto Ketika memimpin apel (MR12)

Lanjutnya lagi,” Syukur Alhamdullilah, masyarakat disini secara keseluruhan bisa hidup berdampingan dengan damai meskipun terdiri dari berbagai suku dan agama,saya ini hanya seorang pelayan dan apa yang dapat saya perbuat untuk masyarakat akan saya kerjakan dengan ikhlas dan sungguh-sungguh, dapat menolong berbuat yang berarti untuk masyarakat Desa Kaki Akar sudah merupakan kepuasaan tersendiri bagi saya,”tutup Sukarto yang memulai karirnya sebagai tenaga honorer dikantor Camat Rupat Utara sejak tahun 2000-2007 sebelum diangkat menjadi PNS tahun 2012 selanjutnya, suami dari br Saruksuk yang dikaruniai seorang putra inipun mengambil cuti untuk mengikuti pemilihan Kepala Desa dan berhasil memenangkannya.

Sukarto meninjau langsung kehidupan masyarakat Desa Titi Akar (MR12)

Dari keterangan warga, sejak kepimpinan Sukarto banyak perubahan yang dirasakan masyarakat seperti sarana dan prasarana yang benar-benar diperhatikan, Sukarto juga seorang yang rendah hati, mempunyai jiwa sosial yang tinggi, pekerja keras, dan selalu memperhatikan masyarakatnya tanpa memandang status sosial.(MR2/Red)

 

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.