SPPG Jati Mulyo Pegajahan Salurkan Hampir 1000 MBG Bagi Penerima Manfaat
METRORAKYAT.COM, SERGAI – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jati Mulyo Dusun I Desa Jati Mulyo, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menyalurkan ratusan makanan sehat kepada siswa dari berbagai jenjang pendidikan, Selasa (27/1/2026).
Kepala SPPG Jati Mulyo, M. Fikri HSB, kepada wartawan menyampaikan sebanyak 995 siswa lebih tercatat sebagai penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima secara langsung.
Menurutnya, para penerima berasal dari berbagai satuan pendidikan, mulai dari PAUD/TK, SD, hingga Sekolah Luar Biasa (SLB) yang berada di sekitar wilayah operasional SPPG Jati Mulyo.
“Alhamdulillah, hari ini MBG dapat di salurkan dengan baik kepada para siswa. Ini adalah komitmen kami untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup setiap hari,” ujarnya.
Fikri juga menjelaskan, proses penyaluran makanan dilakukan sejak pagi hari agar paket makanan dapat diterima tepat waktu sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
Petugas dapur MBG terlihat menyiapkan menu sesuai standar gizi seimbang, kemudian mengemasnya secara rapi dan higienis sebelum diantarkan ke sekolah-sekolah tujuan.
Bukan hanya itu, menu yang disajikan dirancang dengan memperhatikan kebutuhan gizi anak, mencakup unsur karbohidrat, protein, sayur-mayur, dan buah-buahan, sehingga mampu menunjang pertumbuhan fisik serta perkembangan mental siswa.
Kehadiran SPPG Jati Mulyo tidak hanya sekedar menjalankan program pemerintah, tetapi juga menjadi wujud kepedulian nyata terhadap tumbuh kembang anak-anak di lingkungan sekitar.
“Kami berharap pelayanan ini terus berjalan dan semakin ditingkatkan, sehingga seluruh penerima manfaat benar-benar merasakan dampak positifnya. Pemenuhan gizi yang baik sangat penting untuk mendukung konsentrasi belajar, daya tahan tubuh, serta perkembangan anak secara menyeluruh,” kata Fikri.
Sejumlah tenaga pendidik menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Mereka menilai MBG memberikan dampak positif terhadap semangat dan fokus belajar siswa di sekolah.
“Anak-anak terlihat sangat antusias saat menerima makanan. Energi mereka lebih stabil, dan konsentrasi belajar juga meningkat,” ujar salah seorang guru.
Pemerintah sendiri menempatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.
Melalui program ini, diharapkan lahir generasi masa depan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga sehat secara fisik dan mental.
Dapur MBG SPPG Jati Mulyo tidak sekedar menjadi tempat pengolahan makanan, melainkan simbol harapan akan masa depan anak-anak desa yang lebih baik dan berkualitas. (MR/AS)
