Menabur Harapan di Balik Jeruji, Lapas Rantauprapat Gelar Pembinaan Rohani

Menabur Harapan di Balik Jeruji, Lapas Rantauprapat Gelar Pembinaan Rohani
Bagikan

Metrorakyat.com, Rantauprapat- Suasana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat terasa berbeda pada pagi itu. Di balik dinding kokoh dan jeruji besi, lantunan lagu pujian terdengar sayup-sayup, menghadirkan ketenangan yang menembus rutinitas lapas. Kehadiran Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Labuhanbatu membawa misi mulia, yakni memberikan pembinaan rohani bagi warga binaan pemasyarakatan yang beragama Kristiani. (26/01/2026)

Bagi sebagian warga binaan, masa pidana kerap terasa sebagai fase paling berat dalam hidup. Kehilangan kebebasan serta jarak dengan keluarga sering kali menimbulkan rasa putus asa. Dalam kondisi inilah pembinaan rohani menjadi penting, bukan sekadar sebagai kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai sarana pemulihan mental dan spiritual.

Program pembinaan rohani ini dirancang untuk membantu warga binaan menerima kenyataan dengan hati yang lapang, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya perubahan karakter melalui nilai pertobatan dan kasih, serta membekali mereka dengan fondasi spiritual yang kuat sebagai persiapan untuk kembali ke tengah masyarakat.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Lapas Rantauprapat dan Kemenag Labuhanbatu dalam membangun nilai-nilai kemanusiaan. Melalui ibadah bersama dan penyuluhan rohani, para penyuluh agama menyampaikan pesan bahwa setiap manusia berhak memperoleh kesempatan kedua untuk memperbaiki diri.

“Jeruji boleh membatasi raga, tetapi iman harus tetap merdeka. Kami berharap mereka kelak kembali ke masyarakat bukan hanya sebagai individu yang bebas, tetapi sebagai pribadi baru yang memiliki ketakutan dan ketaatan kepada Tuhan,” ujar salah seorang penyuluh agama.

Melalui sentuhan rohani ini, Lapas Rantauprapat tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan hukum, tetapi juga sebagai ruang transformasi batin. Warga binaan diajak menjadikan masa lalu sebagai pelajaran berharga dan menatap masa depan dengan harapan serta tekad untuk hidup lebih baik.

Dengan adanya pembinaan rohani yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan suasana di dalam lapas tetap kondusif, harmonis, dan penuh toleransi, sekaligus memastikan terpenuhinya hak beribadah setiap warga binaan meskipun berada di balik jeruji besi. (Admin)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.